Berita Jatim

Puluhan Istri di Bojonegoro Pilih Jadi Janda, Suami Ketagihan Game Online Jadi Penyebab

Jika biasanya perceraian disebabkan karena faktor ekonomi, keturunan maupun stamina, kini judi online masuk dalam perkara gugatan.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Suasana pelayanan di kantor Pengadilan Agama Bojonegoro 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM,BOJONEGORO - Ada hal baru penyebab terjadinya perceraian di Kabupaten Bojonegoro.

Jika biasanya perceraian disebabkan karena faktor ekonomi, keturunan maupun stamina, kini judi online masuk dalam perkara gugatan.

Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholikin Jamik, mengatakan ada trend baru terkait kasus perceraian.

Di mana istri menggugat cerai suami, lantaran sang suami kecanduan bermain judi online.

"Istri menggugat cerai karena suami kecanduan judi online, ada 23 perkara sepanjang Agustus ini," ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Ia menjelaskan, pada bulan Agustus 2022 tercatat, terdapat 189 perkara gugat cerai yang diajukan di Pengadilan Agama Bojonegoro.

Baca juga: Sekian Lama Diam, Akhirnya Terkuak Detik-detik Angga Wijaya Minta Cerai, Dewi Perssik: Aku Ngambek

Dari jumlah kasus tersebut, 23 kasus perceraian diajukan pihak istri akibat sang suami yang kecanduan judi online.

Sang istri marah-marah, karena suami tidak mau bekerja, setiap harinya pakai handphone terus.

"Suami berharap menang judi online, namun justru kalah," pungkas Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro.

Sekadar diketahui, hingga Agustus 2022 ini tercatat ada 2.088 perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Bojonegoro.

Rinciannya, perkara cerai gugat sebanyak 1.478 kasus dan cerai talak 610 kasus.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved