Berita Surabaya
Kenaikan Harga BBM Membuat Peminat Motor Listrik di Surabaya Meningkat
Kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax untuk sepeda motor membuat masyarakat di Surabaya mulai melirik motor listrik.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax untuk sepeda motor membuat masyarakat mulai melirik motor listrik.
Hal itu terlihat dari kegiatan yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur di area Car Free Day (CFD) Jalan Raya Darmo, Surabaya, Minggu (18/9/2022).
Dalam acara bertema "Energize Your Day" untuk merayakan Hari Pelanggan 2022 itu, PLN tampil dengan beberapa produk lifestyle berbahan bakar listrik. Di antaranya kompor listrik, motor listrik dan mobil listrik.
Dari beberapa itu, motor listrik menjadi daya tarik yang paling menarik. Apalagi sebelumnya, sekitar 150 unit motor listrik melakukan konvoi dari kantor PLN UID Jatim di kawasan Embong Trengguli ke lokasi acara CFD Darmo, depan apotek Kimia Farma.
"Ternyata tidak terdengar suara mesinnya ya. Halus," kata salah satu pengunjung CFD saat melihat rombongan konvoi yang datang dari sisi Jalan Kapuas.
Selanjutnya di ujung area, tampil sekitar delapan unit motor listrik berbagai merek.
Pengunjung tampak mengerumuni dan bertanya-tanya harga motor yang dibanderol dari harga Rp 13 jutaan hingga Rp 20 jutaan tersebut.
"Wah, lumayan bisa hemat BBM ini. Di mana belinya?" tanya beberapa pengunjung usai mendapat penjelasan tentang penggunaan bahan bakar listrik di masing-masing motor.
Senior Manager Niaga dan Management Pelanggan PLN UID Jatim, Fintje Lumembang, di sela acara mengakui, kegiatan ini memang untuk mengenalkan dan mensosialisasikan penggunaan peralatan listrik yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik motor maupun kompor listrik.
"Itu tujuan yang kedua. Sedangkan yang pertama tentunya untuk puncak perayaan Hari Pelanggan pada September 2022 ini, dan ketiga, kami ingin mengedukasi masyarakat untuk peduli dengan lingkungan, karena dengan motor listrik, bisa mengurangi polusi udara dan polusi suara," jelas Fintje Lumembang.
Selain 150 unit motor listrik yang digunakan secara internal dan tampil dalam konvoi di Minggu pagi tersebut, di tahun 2022 ini, secara internal PLN UID Jatim mentargetkan ada 1.000 unit motor listrik yang digunakan.
"Sementara untuk mobil masih dua unit. Kami telah menyediakan infrastruktur SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), di mana di wilayah Jatim telah ada 10 unit," beber Fintje Lumembang.
Diakui Fintje, kenaikan harga BBM di bulan September 2022 ini mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Apalagi beberapa merek dan brand telah menyediakan jenis kendaraan berbahan bakar listrik.
Sedangkan untuk program kompor listrik, pihaknya telah ada kerja sama untuk melakukan migrasi dari kompor elpiji dengan bahan bakar gas subsidi 3 kg. Saat ini sudah mencapai 21.000 unit dan ditargetkan hingga akhir tahun bisa mencapai 50.400 unit.