Berita Mojokerto

Menolak Alat Musiknya Diangkut, Penertiban Pengamen Angklung di Kota Mojokerto Diwarnai Adu Mulut

Petugas gabungan Satpol PP menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), Anak Jalanan (Anjal) dan pengamen di sepanjang trotoar jalan protokol Kota Mojokerto,

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mohammad Romadoni
Petugas Satpol PP menertibkan pengamen di sepanjang trotoar jalan protokol Kota Mojokerto, Selasa (20/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Petugas gabungan Satpol PP menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), Anak Jalanan (Anjal) dan pengamen di sepanjang trotoar jalan protokol Kota Mojokerto, Selasa (20/9/2022).

Kegiatan penertiban ini sempat terjadi bersitegang antara petugas Satpol PP Kota Mojokerto dengan kelompok pemuda yang pengamen angklung di simpang empat Jalan Pahlawan.

Keributan itu dipicu lantaran pengamen angklung menolak alat musiknya diamankan ke truk Satpol PP

Petugas terpaksa mengamankan alat musik sebagai barang bukti lantaran mereka tidak dapat menujukkan kartu identitas KTP.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari menjelaskan petugas sempat adu mulut dengan kelompok pengamen angklung di Jalan Pahlawan. 

"Insiden soal pengamen angklung ini kita sudah berupaya melakukan tindakan persuasif dan ini tidak pertama kalinya," jelasnya, Selasa (20/9).

Baca juga: Makin Marak, Pengamen Angklung dan Boneka Diamankan Satpol PP Kota Kediri

Dia mengatakan petugas gabungan TNI/Polri dan Dishub ini untuk menertibkan PKL yang menjamur di sepanjang trotoar jalan. 

Pihaknya telah berupaya melakukan pendataan dengan cara persuasif dan sosialisasi PKL. Satpol PP juga mengamankan KTP milik PKL dan sejumlah lapak yang ditinggal pemilik di pinggir jalan.

"Kita amankan lapak dan KTP PKL nantinya mereka akan dipanggil dalam rangka pembinaan," ungkapnya.

Menurut dia, penertiban ini dilakukan di sejumlah lokasi yakni Jalan Pahlawan, Jalan Majapahit, Jalan Surodinawan, Jalan PB Sudirman, Jalan KH Wachid Hasyim dan Jalan Residen Pamuji.

Disisi lain, pihaknya juga melakukan supaya PKL dapat memindahkan lapak dagangan yang dianggap melanggar Perda lantaran berada di trotoar jalan.

"Kita akan lakukan pembinaan agar PKL ini agar mereka tidak melanggar Perda," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved