Berita Kabupaten Malang

MCW Kritik Kendaraan yang Dipakai Jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Malang: Miris Sekali

Malang Corruption Watch (MCW) mengkritik kendaraan yang dipakai jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Malang, Raymond: Miris sekali.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Erwin Wicaksono
Malang Corruption Watch (MCW) saat sampaikan kritikan tentang kepemilikan kendaraan dinas jajaran anggota DPRD Kabupaten Malang, di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Malang Corruption Watch (MCW) mengkritisi kepemilikan kendaraan dinas jajaran anggota DPRD Kabupaten Malang.

Kepala Unit Monitoring Hukum dan Peradilan MCW, Raymond menjelaskan, pihaknya mengendus adanya pemakaian kendaraan dinas para wakil rakyat tak sesuai regulasi.

Kata Raymond, Permendagri Nomor 11 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintahan Daerah mengatur secara jelas penggunaan mobil dinas.

"Sudah jelas dalam aturan itu bahwa Ketua DPRD hanya diperbolehkan menggunakan satu unit kendaraan dinas berjenis Sedan atau minibus," ungkap Raymond ketika dikonfirmasi pada Rabu (21/9/2022).

Raymond menambahkan, kapasitas mesin kendaraan juga diatur.

Jabatan ketua mendapat mobil dengan kapasitas mesin sebesar 2.400 cc.

"Kalau untuk jabatan wakil ketua DPRD juga sama, perbedaan hanya pada kapasitas mesin yang tidak lebih dari 2.200 cc," ungkap Raymond.

MCW kemudian mendapati temuan dari LHP BPK tahun 2021-2022. Temuan tersebut menginformasikan jika jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Malang menggunakan hingga empat unit kendaraan dinas. Terdiri dari  kendaraan roda dua dan roda empat.

Ketua DPRD Kabupaten Malang memakai dua unit mobil dan dua unit motor trail.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved