Berita Kediri

Dua Pengedar Narkoba Jaringan Antar Pulau Diringkus Satresnarkoba Polres Kediri

Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan dua orang terduga pelaku pengedar narkoba jaringan antar pulau. 

istimewa
Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan 2 orang terduga pelaku pengedar narkoba jaringan antar pulau. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan dua orang terduga pelaku pengedar narkoba jaringan antar pulau. 

Dari tangan kedua terduga pelaku berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 47.08 gram, narkotika jenis ganja seberat 3,58 gram, dan 13.000 butir pil jenis dobel L. 

Kasat Narkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara menuturkan kedua terduga pelaku itu berinisial AP alias Pras (19) warga Desa Kencong, Kecamatan Kepung dan SH alias Ari (20) warga Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

"Awalnya kami mengamankan AP. AP ini ditangkap berawal dari hasil penyelidikan tindak lanjut informasi masyarakat," ujar AKP Ridwan, Minggu (2/10/2022). 

AKP Ridwan menuturkan, pada saat penggerebekan di rumah AP, pihaknya mengamankan barang bukti 3 plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 0,74 gram. 

Selain itu turut diamankan pula 1 buah timbangan digital, 1 bong, 1 pak plastik klip dan 1 ponsel.

"AP saat diinterogasi mengaku mendapatkan barang bukti yang kami amankan itu dari SH alias Ari. AP membeli dengan uang Rp 2 juta diserahkan ke SH," kata AKP Ridwan.

Mendapat pengakuan AP, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap SH alias Ari. Terduga pelaku SH yang pada saat itu berada di rumah langsung ditangkap oleh petugas. 

Di rumah buruh serabutan itu petugas melakukan penggeledahan. Petugas berhasil menyita barang bukti milik SH berupa 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 46,34 gram, dan 1 plastik klip berisi narkotika jenis ganja dengan berat total 3,58 gram. 

Tak hanya itu, petugas juga menemukan barang bukti pil narkoba jenis dobel L sebanyak 13.000 butir dalam 13 botol plastik berwarna putih, 1 buah bong, 2 buah timbangan digital, 1 pak plastik klip, dan 1 ponsel.

"Barang bukti dari SH itu kita amankan. Menurut pengakuan SH mendapatkan barang bukti itu dari seseorang berinisial M asal Denpasar-Bali, yang saat ini kita nyatakan DPO," ungkapnya.

"Terduga pelaku SH ini kenal M pada saat berada di bui. Sedangkan SH ini pernah masuk bui atau penjara dengan kasus yang sama sebanyak tiga kali," imbuhnya.

Dari pengakuan SH, lanjut disampaikan Kasat Narkoba, awalnya SH, dititipi 50 gram narkotika jenis sabu, 10 gram narkotika jenis ganja, dan 50.000 butir pil jenis dobel L dalam 50 botol plastik oleh M. 

"SH disuruh mengedarkan oleh M (DPO) ke tempat yang sudah ditentukan. SH mendapatkan upah dari M ini sebanyak Rp 5 juta. Pengakuan dari SH ini mendapatkan barang tersebut dari Mudah sebanyak 10 kali," ia menjelaskan.

Selain itu, kedua pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Kediri guna proses hukum lebih lanjut. 

"Saat ini kedua terduga pelaku yakni AP alias Pras dan SH alias Ari dimintai keterangan guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved