Tragedi Arema vs Persebaya

Didesak Mundur dari Ketum PSSI, Begini Jawaban Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, buka suara perihal desakan mundur yang mulai menggema usai tragedi Kanjuruhan.

Editor: Taufiqur Rohman
Instagram/mochamadiriawan84
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan 

TRIBUNJATIM.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, buka suara perihal desakan mundur yang mulai menggema usai tragedi Kanjuruhan.

Publik sepak bola Tanah Air tengah menyoroti nama Mochamad Iriawan di tengah tragedi kerusuhan pasca-laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dalam tragedi Kanjuruhan ini, ratusan korban jiwa meninggal dunia.

Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Tim Pencari Fakta bakal Kejar Pemberi Komando dan Pemaksa Laga Main Malam

Usai kejadian tersebut, masayarakat pun ramai-ramai meminta Mochamad Iriawan untuk mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.

Mochamad Iriawan dianggap menjadi salah satu pihak yang harus bertanggung jawab dibalik kejadian ini.

Desakan mundur kepada Mochamad Iriawan makin menjadi-jadi tatkala dirinya salah ucap di konfrensi pers setelah kejadian.

Sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu membuka konfrensi pers dengan menyebut 'hadirin yang berbahagia'.

Ucapan Iwan Bule itu pun langsung mendapat kecaman dari banyak pihak.

Iwan Bule dinilai tidak punya rasa empati terhadap korban tragedi Kanjuruhan.

Menanggapi hal tersebut, Iwan Bule pun akhirnya angkat bicara.

Iwan Bule tak ingin banyak berkomentar mengenai hal tersebut.

Terkait desakan mundur dari PSSI, Iwan Bule juga tak banyak berkomentar.

Iwan Bule menilai setiap orang bebas untuk menyampaikan pendapatnya.

"Ya (soal) desakan semua orang boleh bicara apa saja," kata Iwan Bule dikutip dari BolaSport.com, Selasa (4/10/2022).

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved