Tragedi Arema vs Persebaya

Mahfud MD Tegaskan Tim Pencari Fakta bakal Kejar Pemberi Komando dan Pemaksa Laga Main Malam

Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mahfud MD menegaskan pihaknya akan mengejar pemberi komando dan pemaksa pertandingan digelar malam

Editor: Taufiqur Rohman
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mahfud MD menegaskan pihaknya akan mengejar pemberi komando dan pemaksa pertandingan digelar malam 

TRIBUNJATIM.COM - Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Mahfud MD mengatakan pihaknya akan segera mencari tahu siapa pemberi komando dan pemaksa laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya digelar malam.

Pemerintah langsung bergerak cepat membentuk tim pencari fakta untuk mengusut tragedi Kanjuruhan.

Peristiwa kelam pasca-laga Arema FC vs Persebaya itu telah merenggut ratusan korban jiwa.

Baca juga: TERKUAK, Ini Alasan Panpel Arema FC Tak Segera Buka Pintu Stadion pada Tragedi Kanjuruhan

Dalam upayanya melakukan ivestigasi, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) tersebut menegaskan upaya penyelesaian dilakukan sampai sebulan ke depan.

Pernyataan Mahfud MD itu tak terlepas dari perintah langsung dari Presiden Joko Widodo usai pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan pada Selasa (4/10/2022).

Selain itu Mahfud MD juga menyebut TGIPF akan mengejar siapa pemberi komando hingga pihak mana yang memaksakan laga digelar terlalu malam.

Garis besar permasalahan sudah diketahui, Mahfud MD menegaskan pihaknya akan fokus pada detail-detail yang menjadi akar munculnya insiden tersebut.

"Tim pencari fakta diminta bekerja kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah bisa menyimpulkan," ucap Mahfud MD dilansir dari laman Antara News.

"Karena masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui. Tinggal masalah-masalah detailnya yang itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan.

"Nanti kita olah, kan kita harus melihat lapangan, menemui siapa yang menyaksikan, siapa yang memberi komando.

"Siapa yang kok bisa jadwal pertandingan diusulkan sore kok tetap berubah malam. Itu kan ada jaringan-jaringan.

"Ada jaringan bisnis, periklanan, dan sebagainya. Nanti kita lihat," imbuhnya.

Meski begitu, Mahfud MD masih menunggu Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) sebagai payung hukum proses investigasi pihaknya.

"Karena di setiap institusi juga punya tim investigasi sendiri. Sehingga yang terpadu ini bergabung dalam Keppres ini," ujar Mahfud.

"Menpora punya tim, PSSI punya tim, Irwasum punya tim. Itu bagus untuk menyelidiki agar terang, lalu nanti dikoordinasikan dengan kami di Kemenkopolhukam, di tim yang dibentuk oleh Presiden." imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Bolastylo.com

Ikuti berita seputar Tragedi Arema vs Persebaya

Sumber: BolaStylo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved