Berita Jatim

Hasil Survei The Republic Institute, Anies-AHY Unggul di Simulasi 3 Paslon Pilpres 2024

Hasil survei terbaru yang dilakukan The Republic Institute menunjukkan pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) unggul dalam simulasi

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Peneliti Utama The Republic Institute Dr Sufyanto 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hasil survei terbaru yang dilakukan The Republic Institute menunjukkan pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) unggul dalam simulasi tiga paslon di Pilpres 2024.

Bahkan, berdasar simulasi tersebut Anies-AHY bisa mengalahkan pasangan Puan Maharani-Ganjar Pranowo. Diurutan ketiga adalah pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.

Survei bertajuk 'Aspirasi dan Peta Elektabilitas Partai Politik serta Capres-Cawapres di Enam Provinsi di Pulau Jawa' ini dilakukan pada periode 28 Agustus-12 September 2022.

Sebanyak 1.200 responden tersebar di 6 Provinsi di Pulau Jawa dilibatkan dalam survei ini. Adapun teknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling serta margin of error sebesar 2,8 persen.

Peneliti Utama The Republic Institute Dr Sufyanto menjelaskan, simulasi ini didasarkan sejumlah nama yang punya peluang serta potensi pembentukan poros partai politik pengusung sesuai kursi di parlemen.

"Simulasi dengan 3 pasangan capres/cawapres hasilnya Anies-AHY 28,7 persen, kemudian Ganjar-Puan 27,6 persen dan disusul Prabowo-Muhaimin 22,4 persen serta yang belum menentukan 21,3 persen," kata Dr Sufyanto dalam keterangan hasil surveinya, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Survei The Republic Institute Bursa Pilpres 2024, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tertinggi di Jawa

Menurut Sufyanto angka Anies-AHY jadi unggul jika Andika Perkasa tidak dipasangkan dengan Puan atau ikut kontestasi Pilpres. Karena, suara Andika berpotensi akan banyak bergeser ke Anies-AHY.

Jika terdapat tiga pasangan, angka responden yang belum menentukan pilihan disebutnya memang tak terlalu besar. Karena, masyarakat menilai idealnya capres dan cawapres diikuti 3 pasangan calon.

Kemudian pada simulasi dua pasangan capres/cawapres yang menampilkan pasangan Anies-AHY dan Ganjar-Puan, angka persentase Anies-AHY lebih unggul. Yakni, Anies-AHY berada di angka 44,3 persen dan Ganjar-Puan 38,9 persen. Lalu, yang belum menentukan 16,8 persen.

Menurut Sufyanto, potensi itu terbuka lebar karena pendukung Prabowo akan menilai kelayakan pada presiden itu ke Anies Baswedan dan AHY mampu melengkapi sebagai pasangan yang ideal.

"Sedangkan pasangan Ganjar-Puan dengan persentase tersebut karena muara suara dari pasangan tersebut sama. Kemudian Puan sebagai wakil calon presiden belum mampu meningkatkan suara bersama Ganjar," tambahnya.

Sementara itu, jika Pilpres diikuti empat paslon berdasarkan potensi poros saat ini, yaitu dengan asumsi diikuti paslon Anies-AHY, Ganjar-Airlangga, Puan-Andika dan Prabowo-Muhaimin. Pasangan Ganjar-Airlangga unggul di angka 23,5 persen.

Lalu, Anies-AHY menempel ketat di angka 21,8 persen dan Prabowo-Muhaimin 19,4 persen serta Puan-Andika 8,1 persen. "Kemudian yang belum menentukan masih sebesar 27,2 persen," terang Sufyanto.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved