Berita Lumajang
Pasca Banjir, Jalan Ranupane Lumajang Penuh Lumpur, Belum Bisa Dilintasi Pengendara
Pasca dilanda banjir, jalan Ranupane Lumajang penuh lumpur, belum bisa dilintasi pengendara. Jalur ditutup total untuk pembersihan.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pasca dilanda banjir, Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Lumajang, dipenuhi lumpur.
Akibatnya, jalan di wilayah tersebut belum bisa dilintasi pengendara.
Endapan lumpur di jalan cukup tebal, yakni sekitar 40 centimeter. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak melintasi jalur tersebut.
"Terlalu berisiko kalau pengendara melintasi Ranupane, makanya jalur Ranupane kami tutup dulu," kata Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat, Minggu (9/10/2022).
Humas TNBTS yang akrab disapa Ayip itu mengatakan, untuk menghalau pengendara lewat Ranupane, pihaknya menyiagakan petugas di Pos Sentral Resort TNBTS di kawasan hutan Ireng-ireng Senduro.
Hal itu dilakukan supaya petugas bisa lebih cepat melakukan pembersihan.
"Kami sudah kerahkan beberapa alat berat biar pekerjaan bisa selesai cepat," ujarnya.
Menurut Ayip, penutupan jalan Ranupane selesai hingga jalan bersih dari material lumpur.
Dia mengimbau jika jalur sudah dibuka, pengendara selalu waspada.
Sebab, jika Ranupane dilanda hujan dengan intensitas deras dalam waktu lama, rawan terjadi longsor.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Kumpulan berita seputar Lumajang