Tragedi Arema vs Persebaya
Beda Versi Siapa Ngotot Arema vs Persebaya Digelar Malam, Kontrak Besar Disinggung, TGIPF: Mintanya
Fakta pihak yang kukuh soal jadwal laga Arema FC vs Persebaya tetap digelar malam hari mulai terungkap.
TRIBUNJJATIM.COM - Fakta pihak yang kukuh soal jadwal laga Arema FC vs Persebaya tetap digelar malam hari mulai terungkap.
PT LIB memberikan klarifikasi kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan Malang terkait hal tersebut.
Berdasarkan pengakuan PT LIB, Indosiar selaku pemegang hak siar Liga 1 disebut yang meminta supaya laga Arema FC melawan Persebaya tetap digelar malam hari.
"PT LIB mengatakan, broadcaster (Indosiar) mintanya begitu, harus dipenuhi, menurut LIB,” ujar anggota TGIPF Rhenald Kasali, dikutip dari Kompas.com.
Rhenald menyebutkan, ada faktor kontrak bernilai besar yang membuat PT LIB memenuhi permintaan Indosiar supaya laga Arema FC melawan Persebaya tetap digelar malam hari.
Selain itu, Rhenald mengatakan pihak Indosiar tetap kukuh supaya laga Arema FC kontra Persebaya digelar malam hari.
Baca juga: Terkuak Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan Versi Kontras, Babak Kedua Aparat Dimobilisasi, Hal Ganjil
Alasannya, karena PT LIB selama ini sudah terlalu banyak mengubah jadwal semula yang sudah ditentukan.
“Saya sempat tanyakan, kita (PT LIB) sudah terlalu sering ubah jadwal (laga Liga 1),” imbuhnya.
Baca juga: Terungkap Asal-usul Botol di Stadion Kanjuruhan, Ternyata Bukan Miras Tapi Obat Hewan Ternak
Bantahan Indosiar
Di sisi lain, Direktur Program dan Produksi Indosiar dan SCTV Harsiwi Achmad membantah mengatur jam tayang laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya agar tetap digelar malam hari.
Harsiwi menyebutkan, jam tayang Liga 1 termasuk laga Arema FC kontra Persebaya telah ditentukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang dikoordinasikan bersama dengan Indosiar.
“Jadwal tayang itu sudah disusun oleh LIB, dikoordinasikan dengan Indosiar kemudian dalam perjalanannya terjadi dinamika dan ending-nya memang LIB yang menentukan tayang, kemudian Indosiar harus mengikuti jadwal tayang tersebut,” ujar Harsiwi.
Harsiwi juga membantah bahwa laga Arema FC kontra Persebaya sengaja ditayangkan malam hari karena pertimbangan jam prime time di televisi.
“Tidak ada sama sekali,” tegas dia.
Selain itu, Harsiwi menepis adanya kepentingan iklan rokok yang membuat laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tetap digelar malam hari.

Baca juga: Beda Penjelasan soal Kematian Helen Pricela, Korban Kanjuruhan yang Baru Meninggal, Siapa Benar?