Berita Lamongan
Makam Timses Pilkades di Lamongan Dibongkar, Penyebab Kematian Diketahui Sebulan Lagi
Makam Moh. Yasin (45) warga Plosolebak Desa Tambak Ploso Kecamatan Turi Lamongan yang diduga meninggal tak wajar dibongkar, Sabtu (15/10/2022).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
Dimana korban diketahui menjadi tim sukses kades terpilih, Achmad Jaelani.
Keluarga korban juga menggandeng pengacara Nihrul Baihaqi Al-Haidar untuk mendampingi proses penanganan hukumnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, makam korban Yasin akhirnya dibongkar untuk diautopsi. Tim dokkes Forensik Polda Jatim dengan melibatkan sejumlah dokter spesialis melakukan autopsi.
Baca juga: Kenang Wafatnya Sang Legenda, Manajer, Official dan Pemain Persela Ziarah ke Makam Choirul Huda
Meninggal Tak Wajar
Diduga meninggal tidak wajar, makam Moh. Yasin (45) warga Plosolebak Desa Tambak Ploso Kecamatan Turi Lamongan dibongkar untuk kepentingan penyelidikan, Sabtu (15/10/2022).
Pembongkaran makam Moh. Yasin yang sudah 3,5 bulan makamkan ini dilakukan oleh petugas berwenang, melibatkan Tim Dokkes Forensik Polda Jatim dan dibantu tim Inavis Polres Lamongan.
Semula, kematian korban yang merupakan tim sukses kades terpilih Pilkades Tambak Plososemula ini sebagai korban Laka tunggal saat sedang mengendarai motor Yamaha Mio dan ditemukan di depan Perum Mada Juli 2022.
Kejadian Minggu (3/7/2022) pukul 03 00 WIB depan Perum Made Lamongan. Kemudian dirujuk ke rumah sakit dan dipastikan korban sudah meninggal beberapa saat ketika mendapat perawatan.
Menurut saksi Sulis yang siang tadi turut di acara pembongkaran makam Yasin, ketika di rumah sakit ia melihat ada luka benjolan di kepala bagian kanan belakang.
Baca juga: Kesaksian Penggali Kubur Angkat Jasad Korban di Subang, Makam Dibongkar, Yosef Didatangi Polisi Lagi
"Yang saya lihat ada luka di kepala belakang dan pundak kanan," ungkap Sulis kepada Surya.co.id (Tribun Jatim Network) di lokasi makam Desa Tambak Ploso, Sabtu (15/10/2022).
Namun ia memastikan mengaku hanya tahu itu saat korban berada di rumah dalam perawatan dan kemudian meninggal.
Kematian korban akhirnya menyeruak dikaitkan dengan Pilkades DesaTambak Ploso pada 26 Juni 2022. Dimana korban diketahui menjadi tim sukses kades terpilih, Achmad Jaelani.
Saat Pilkades Achmad Jaelani punya pesaing. Kematian korban akhirnya ramai di dunia Medsos yang banyak mengaitkan, bahwa kematian korban buntut Pilkades di desa mereka.
Keluarga korban juga menggandeng pengacara Nihrul Baihaqi Al-Haidar untuk mendampingi proses penanganan hukumnya.