Berita Nganjuk

Polisi Gelar Edukasi Operasi Zebra Semeru 2022 di Sekolah Nganjuk, Ungkap Pelanggaran yang Ditilang

Polres Nganjuk gelar edukasi Operasi Zebra Semeru 2022 di sekolah, jelaskan pelanggaran-pelanggaran yang akan ditilang.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang berfoto bersama siswa SMAN 2 Nganjuk dan tenaga pengajar usai edukasi dan sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2022, Sabtu (15/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Polres Nganjuk gencar menggelar edukasi dan sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2022 pada pelajar.

Satu di antaranya dilaksanakan di SMA Negeri 2 Nganjuk.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan tentang pentingnya mentaati peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Ada beberapa pelanggaran yang akan ditilang dalam Operasi Zebra Semeru 2022. Di antaranya melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat mengemudi, dan tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kemudian, mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, serta berkendara di bawah umur dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selanjutnya, dikatakan AKBP Boy Jeckson Situmorang, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, kendaraan roda empat tidak memenuhi persyaratan layak jalan, kendaraan roda dua yang tidak dengan perlengkapan standar, dan kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan STNK.

"Termasuk pengemudi kendaraan bermotor melanggar marka atau bahu jalan, kendaraan bermotor memasang sirine yang bukan peruntukannya, dan penertiban kendaraan yang memakai pelat rahasia atau pelat dinas. Petugas akan menindak dengan tilang bagi pengendara yang masuk dalam kategori pelanggaran tersebut," kata AKBP Boy Jeckson Situmorang, Sabtu (15/10/2022).

Dia menambahkan, Operasi Zebra Semeru 2022 akan lebih mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif serta humanis. Hal itu dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat kepada Polantas guna memutus penyebaran Covid-19. Penindakan dilakukan berbasis elektronik dengan ETLE dan mobil Incar. Tidak ada penindakan secara stasioner.

"Untuk itu, kami mengharap para siswa SMA selalu mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatannya. Karena terjadinya kecelakaan kebanyakan diawali dari pelanggaran aturan lalu lintas," tandasnya.

Sedangkan Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Dini Annisa Rahmat membagikan helm SNI dan jaket kepada siswa secara cuma-cuma.

"Helm SNI dan jaket tersebut kami bagikan kepada siswa-siswi yang dapat menjawab pertanyaan seputar lalu lintas dengan tepat dan cepat," tutur AKP Dini Annisa Rahmat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved