Berita Situbondo

Heboh, Gas Keluar dari Dalam Musala dan Pekarangan Rumah di Situbondo, Bisa Dipakai Goreng Telur

Warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, dihebohkan munculnya  gas didalam musallah.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO
Lantai musala dan pekarangan ruman warga di Situbondo keluar gas. Uniknya gas tersebut bisa dipakai untuk memasak dan goreng telur 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, dihebohkan munculnya gas dari dalam musala.

Tak hanya itu, gas juga muncul di areal pekarangan rumah milik H Samsuri atau H Holil (67) warga setempat.

Fenomena yang sempat ramai beberapa tahun lalu dan sekarang viral di media sosial langsung direspon petugas BPBD Situbondo.

Bahkan untuk memastikan fenomena tersebut, Kepala BPBD bersama anggotanya mendatangi lokasi muncul gas bumi itu.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik pekarangan dan musala, peristiwa munculnya gas bumi itu sudah lama terjadi.

Menurutnya, munculnya gas bumi itu baru diketahui pada saat santrinya yang sedang mengaji bermain lidi yang dibakar dengan menggunakan korek api.

"Saat korek api menyala, tiba-tiba disela keramik keluar gas dan terbakar sepanjang 5 meter," kata Zainul kepada Tribun Jatim Network.

Baca juga: Aneh, Mobil di Ponorogo Mendadak Tersesat di Bukit Menuju Makam, Pengemudi Sempat Bertemu Perempuan

Zainul menjelaskan, pemilik musala sudah nemperbaiki dan menutup keramik dengan menggunakan semen. 

Namun, meski diperbaiki keramiknya kembali retak dan mengeluarkan gas hingga saat ini.

"Kalau dibakar ya terbakar, tapi anehnya gas yang keluar tidak bau," ucapnya.

Selain itu, kata Zainul, kondisi tekstur tanahnya di areal pekarangan rumah warga itu panas, akan tetapi jika tanah itu digali gas dari dalam tanah akan keluar.

"Ya pemilik rumah memanfaatkan gas yang keluar untuk memasak dan menggoreng telur," tukasnya.

Akibat munculnya gas bumi itu, pemilik pekarang berharap ada pihak terkait untuk melakukan penelitian keluarnya gas itu, karena pemiliknya khawatir membahayakan keluarga dan warga yang lain.

"Sampai sekarang belum diketahui fenomena munculnya gas itu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved