Berita Lamongan
Geger Temuan Mayat Mengapung di Bengawan Solo, Sebab Tenggelam Terkuak dari 2 Benda ini
Warga Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan digegerkan dengan penemuan jasad berjenis kelamin laki-laki.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan digegerkan dengan penemuan jasad berjenis kelamin laki-laki.
Jasad tersebut ditemukan oleh salah seorang warga bernama Muksin, tukang penyebrangan perahu mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, pada Jumat (11/11/2022).
Menurut saksi, Muksin, saat itu ia tengah mengangkut penumpang menggunakan perahu, tiba-tiba ia dikagetkan saat melihat mayat mengapung di sungai Bengawan Solo.
Baca juga: Detik-detik Atap Rumah Kafe di Lamongan Terbakar, Saksi Ungkap Kronologi, Dimulai dari Kepulan Asap
Begitu usai menurunkan penumpang, Muksin mengajak sejumlah warga Tejoasri melihat mayat dan menggiring ke tepi sungai.
Dan kemudian penemuan mayat itu dilaporkan ke perangkat desa lalu diteruskan ke polisi.
Setelah dilaporkan mayat itu kemudian dievakuasi oleh petugas SAR gabungan mengunakan perahu karet.
Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM Kakek di Tuban Tenggelam saat Mandi di Sungai - Petani di Lamongan Meninggal
Kapolsek Laren Iptu Jinanto saat dihubungi Tribunjatim Network, membenarkan hal itu.
Sosok mayat laki-laki tersebut diketahui adalah Karnoto (62) warga Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.
Diinformasikan korban tenggelam pada pada Selasa (8/11/2022), lalu.
Karnoto sendiri saat itu terbawa arus sungai saat sedang mandi.
Baca juga: Ending Perseteruan Warga dengan Kades Bakalanpule Lamongan, Aparat sampai Turun Tangan
"Iya ditemukan salah seorang warga dan mayat tersebut merupakan warga Desa Simorejo, Kabupaten Tuban yang beberapa hari lalu tenggelam saat sedang mandi," jelasnya.
Dari informasi yang diterima Jinanto, korban saat itu mandi sendiri di sungai.
Sementara kejadian korban hilang diketahui oleh salah seorang anaknya yang hanya menjumpai pakaian dan sabun milik korban di pinggir sungai.
Setelah dinyatakan hilang, Basarnas dan BPBD Tuban juga telah melakukan pencarian, namun korban tak kunjung ditemukan.
Infonya korban juga menderita penyakit vertigo dan saat ini mayat tersebut sudah dibawa petugas ke rumah duka untuk dikebumikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mayat-lamongan.jpg)