Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Dukung Kebutuhan SDM di Bidang IT, Koding Next Launching Sekolah Coding untuk Anak di Surabaya

Koding Next membuka sekolah coding pertamanya di Surabaya yang ditandai dengan grand opening ceremony yang diadakan di Kecamatan Sukolilo, Surabaya, S

Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Dukung Kebutuhan SDM di Bidang IT, Koding Next Launching Sekolah Coding untuk Anak di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Koding Next membuka sekolah coding pertamanya di Surabaya yang ditandai dengan grand opening ceremony yang diadakan di Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Sabtu (12/11/2022).

Koding Next merupakan sekolah coding untuk anak usia 4-16 tahun terbesar di Asia Tenggara.

Co Founder dan CEO Koding Next, Mateusz Rybinzki bersama Official Partner untuk Koding Next East Java, Isaac Munandar melakukan pemotongan pita untuk menandai peresmian tersebut.

Mateusz Rybinzki menjelaskan Koding Next yang berdiri sejak 2016 ini memiliki lebih dari 8000 siswa, 40 modul pembelajaran, dan kurikulum terbaik yang digunakan oleh puluhan sekolah di Indonesia.

“Untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak anda, Koding Next telah bekerja sama dengan berbagai world-class technology institution,” ucapnya.

Koding Next, papar Mateusz, sebelumnya telah hadir di beberapa kota di Indonesia antara lain Jakarta, Bumi Serpong Damai (BSD), Bekasi, Cikarang, Bandung, dan Bali.

“Ini cabang pertama di Surabaya dan Jawa Timur. Sejak 2016, kami sudah ada lebih dari 10 cabang di Indonesia dan satu di Malaysia,” katanya.

Di Surabaya, VITA School menjadi partner pertama sekaligus partner yang inovatif karena sudah memasukkan coding di dalam kurikulum, bukan sebatas ekstrakurikuler.

“Jadi semua murid di VITA School belajar coding untuk kindergarten sampai SMA. Tapi Koding Next di Surabaya ini bukan hanya untuk VITA School, melainkan semua anak di Surabaya,” jelasnya.

Nah, untuk melengkapi anak dengan keterampilan dalam era digital di masa depan, lanjutnya, smart parents bisa mendaftarkan anaknya mulai usia 4 tahun sampai dengan 16 tahun.

“Karena ada berbagai jenis kelas yang tersedia di Koding Next yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran anak antara lain kelas games, apps, robots, dan computer programming,” jelasnya.

Mateusz menegaskan, coding adalah masa depan, karena sangat membantu untuk logical thinking, problem solving dan lain sebagainya. “Jadi bukan untuk anak yang berminat di IT saja, tapi untuk semuanya,” ujarnya.

Yang unik dari Koding Next, lanjut Mateusz, mereka membuat kurikulum sendiri, bukan capy paste dari kurikulum Amerika Serikat (AS) ataupun open source lainnya. Tapi ada timnya di Eropa, Malaysia, Indonesia yang bikin sendiri dan upgrade kurikulum setiap tiga bulan.

Sementara itu Isaac Munandar, menyambut baik visi Koding Next mendukung pemerintah Indonesia dalam mencetak jutaan anak berprestasi dan berkualitas di bidang IT, dengan membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi anak usia 4-16 tahun yang punya keinginan belajar coding secara terarah dan baik.

“Bahkan memberikan beasiswa bagi mereka yang memiliki keinginan yang tinggi untuk belajar, khususnya mobile apps development, website development, game development, dan phyton,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved