Berita Surabaya

Tim Anti Bandit Polsek Rungkut Tangkap Pelaku Pembobolan Kosan Karyawan Pabrik, Penadah Diburu

Tim Antibandit Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya menangkap, pelaku pembobolan kosan karyawan pabrik, berlokasi Jalan Rungkut Kidul Gang 1.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM/istimewa
TR, pelaku pembobolan kosan, Jalan Rungkut Kidul Gang 1 Hj Supi'ah, Rungkut Kidul, Rungkut, Surabaya, saat ditangkap Tim Antibandit Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya, Sabtu (26/11/2022) dini hari 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Antibandit Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya menangkap, pelaku pembobolan kosan karyawan pabrik, berlokasi Jalan Rungkut Kidul Gang 1, Hj Supi'ah, Rungkut Kidul, Rungkut, Surabaya, Sabtu (26/11/2022) dini hari.

Pelaku ternyata merupakan pengangguran yang badannya penuh tato, berinisial TR (49) warga Gunung Anyar, Kota Surabaya.

TR ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan hanya lima hari, Sabtu (26/11/2022), sejak kasus pembobolan tersebut dilaporkan pertama kali oleh korban, Selasa (22/11/2022).

Kapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya Kompol Bambang Prakoso mengatakan, pelaku ditangkap saat bersembunyi di sebuah kosan kawasan Jalan Bendul Merisi, Wonocolo, Surabaya.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku mengaku sudah menghabiskan semua uang hasil pencurian yang diperolehnya dari lokasi tersebut.

Baca juga: Hendak Berangkat Kerja, Warga di Surabaya Dengar Suara Mencurigakan, Ternyata Motornya Dibawa Kabur

Ponsel korban, merek Redmi POCO M3, telah dijual seharga Rp1,1 juta kepada seorang rekannya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial ST.

Kemudian, uang tunai Rp500 ribu dalam dompet korban, juga telah dihabiskan oleh pelaku untuk kebutuhan hidup.

"Uang hasil penjualan HP tersebut telah habis dipakai oleh tersangka untuk keperluan sehari-hari," ujar Bambang, saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (27/11/2022).

Selain itu, Bambang menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lain, yang berkaitan dengan aksi tindakan kejahatan pelaku.

Yakni, sebuah motor Yamaha Mio S warna hijau dengan pelat nopol yang dimodifikasi secara ilegal, bertuliskan B-ONE-K.

Kemudian, jaket dan pakaian yang dipakai oleh pelaku saat melakukan aksi pencurian di kosan korban.

"Pengungkapan kasus ini, merupakan komitmen kami dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan menghindari adanya potensi kriminalitas jalanan," pungkasnya.

Akibat perbuatnya, TR bakal dikenai Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved