Berita Lumajang

Komplotan Penggelapan Mobil Rental di Lumajang Diburu Polisi, Penadahnya Ikut Diperiksa

Unit Reskrim Polsek Pasirian dan Satreskrim Polres Lumajang tengah berupaya membongkar jaringan penggelapan mobil rental

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
ISTIMEWA
Ilustrasi penipuan mobil rental di Lumajang beberapa waktu lalu 

Laporan wartawan Tribun Jatim Networ, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Unit Reskrim Polsek Pasirian dan Satreskrim Polres Lumajang tengah berupaya membongkar jaringan penggelapan mobil rental.

Kapolsek Pasirian, AKP Agus Sugiharto menjelaskan kejadian dugaan penggelapan mobil tersebut diketahui dari pemilik rental mobil di Kecamatan Pasirian bernama R Galengsong pada awal November 2022.

Pemilik melaporkan kehilangan mobil setelah disewa oleh pria berinisial M (40) warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

"Kita menerima laporan penipuan penggelapan. Kami tindaklanjuti dengan memeriksa saksi. Kemudian para saksi kami lakukan gelar di Polres. Kami tengah memeriksa 6 orang. Penadah 2 orang kemudian perantara 4 orang. Kemudian pelaku utamanya M ini masih kami cari belum ketemu," ujar Agus ketika dikonfirmasi, Kamis (1/11/2022).

Kata Agus, M menyewa dengan perantara pria berinisial A yang juga merupakan warga Pasirian. Penyewa awalnya mengkonfirmasi jika dirinya hendak menyewa mobil Daihatsu Xenia untuk perjalanan menuju Kabupaten Lamongan.

"Penyewa kemudian banyak alasan dan berbelit-belit tanpa penjelasan. Hingga akhirnya mobil tidak kunjung kembali hingga 27 November 2022," jelas Kapolsek.

Penyelidikan kemudian mengarah pada sebuah tempat yang diduga menjadi persembunyian para penadah di wilayah Pasrujambe beberapa hari lalu. Mobil tersebut akhirnya ditemukan. Namun polisi masih terus memburu sindikat pelaku yang diduga kuat lebih dari 1 orang. Polisi juga menemukan mobil Nissan Grand Livina di wilayah lain yang ditengarai berasal dari aksi para pelaku. Kesemua mobil tersebut kabarnya digadaikan oleh pelaku.

Polisi memperkirakan kerugian yang dialami korban lebih dari Rp 100 juta.

"Korban sementara masih ada 1, TKP-nya Pasirian. Namun tidak menutup kemungkinan pengembangan mengarah lagi ke wilayah Candipuro. Ini yang masih diselidiki dan kasusnya telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lumajang," tutupnya.

Baca juga: Polsek Gayungan Bongkar Penggelapan 660 Rak Sepatu, Modusnya Catat Barang Baru ke Daftar Retur


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved