Berita Surabaya

Diduga Lupa Matikan Kompor Saat Pergi Sarapan, Depot Sate Taichan di Surabaya Terbakar, 1 Orang Luka

Area dapur sebuah bangunan ruko tiga lantai depot sate taichan di Jalan Niaga Gapura No 15, Lontar, Sambikerep, Surabaya, terbakar

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Saat petugas pemadam kebakaran DPKP Kota Surabaya melakukan pembasahan area dapur sebuah bangunan ruko tiga lantai depot sate taichan di Jalan Niaga Gapura No 15, Lontar, Sambikerep, Surabaya, yang sempat terbakar, sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (4/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Area dapur sebuah bangunan ruko tiga lantai depot sate taichan di Jalan Niaga Gapura No 15, Lontar, Sambikerep, Surabaya, terbakar, sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (4/12/2022). 

Kobaran api melumat perkakas tempat memasak di area dapur. Api berhasil dilokalisasi di area dapur lantai dasar, sehingga tidak sampai merambat ke lantai dua dan tiga bangunan tersebut. 

Menurut Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Wasis Sutikno, kebakaran tersebut berhasil ditangani pertama kali oleh unit pemadam kebakaran area sentra bisnis tersebut.

Sehingga pihak petugas DPKP Kota Surabaya hanya melakukan pembasahan lanjutan. Kemungkinan melakukan analisis monitor pascakebakaran, untuk antisipasi potensi kemunculan api susulan. 

"Sudah, tadi unit PMK datang sudah dipadamkan PMK Citraland. Kami hanya pembasahan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (4/11/2022). 

Baca juga: Kebakaran di Batu, Berawal dari Kesal Salah Beli Kasur, Gudang Tetangga Malah Terbakar

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, pihaknya mengerahkan lima unit truk pemadam kebakaran berbagai jenis untuk melakukan pembasahan di lokasi kebakaran tersebut. 

Terdiri dari satu unit Tempur Pos Lakarsantri, dua unit Tempur Rayon 4 Wiyung, dan dua unit Tim Rescue DPKP Surabaya. 

"Unit Tempur Pos Lakarsantri tiba di TKK langsung melakukan pembasahan karena api sudah padam. Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif 12.19 WIB," ungkap Dedik dalam keterangan tertulisnya. 

Berdasarkan hasil pemantauan dan mendengarkan keterangan para saksi atas insiden tersebut. 

Dedik menduga, insiden kebakaran tersebut diakibatkan karyawan depot tersebut lupa mematikan kompor gas saat memanaskan minyak. 

Kemudian, karyawan yang bertanggung jawab atas kegiatan di area tersebut, diketahui meninggalkan area ruang dapur sejenak untuk pergi makanan sarapan. 

"Awal mula api dari karyawan yang sedang memanasi minyak lalu ditinggal sarapan pagi," jelas Dedik. 

Selain itu, Dedik menambahkan, tercatat adanya satu orang korban mengalami luka ringan. Yakni seorang karyawan depot bernama Junaedi, mengalami paparan asap kebakaran tersebut pada wajahnya. 

"Junaedi, karyawan. (Luka ringan) Bagian wajah terkena asap dan sudah ditangani oleh Tim Medis dari Tim Gerak Cepat (TGC)," pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved