UMK Jatim

UMK Lamongan 2023 Lebih Tinggi dari yang Diusulkan Disnaker, Kenaikannya Siginifikan?

Keputusan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memutuskan UMK 2023 untuk Lamongan lebih tinggi dari usulan Dinas Tenagakerja Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Kantor Disnaker Lamongan - UMK Lamongan 2023 naik signifikan 

Laporan wartawam Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Keputusan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memutuskan UMK 2023 untuk Lamongan lebih tinggi dari usulan Dinas Tenagakerja Lamongan.

Keputusan UMK 2023 yang diteken Gubernur Jatim untuk pekerja Lamongan ada selisih Rp 16 ribu lebih tinggi dibanding dibanding yang diajukan Disnaker Lamongan.

Meski UMK 2023 Lamongan lebih tinggi dari rekomendasi Disnaker Lamongan, tidak sampai muncul euforia dari kalangan para buruh.

Boleh dikata, setiap ada pembahasan maupun usulan UMK, para buruh di Lamongan tetap tenang-tenang saja, tanpa pengaruh apapun.

Tidak ada gelombang isu dan intrik dari kalangan para pekerja di Lamongan.

Buruh di Kabupaten Lamongan mengapresiasi penetapan upah minimum kabupaten (UMK) 2023 oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Rabu (7/12/2022).

"Kita malah terimakasih kepada ibu Gubernur Jatim telah menetapkan UMK 2023 Lamongan lebih tinggi dari yang kamu usulkan, " kata Kepala Disnaker Lamongan, Agus Cahyono saat dikonfirmasi Tribunjatim Network, Kamis (8/12/2022).

Menurut Agus, ada kenaikan selisih Rp 16 ribu lebih dari apa yang diusulkan Lamongan ke gubernur. Saat pengajuan dan ditandatangani bupati untuk diajukan ke Gubernur Jatim sebesar Rp Rp. 2.684.984,40.

Namun pada putusan Gubernur yang telah ditetapkan untuk UMK Lamongan 2023 sebesar Rp 2,701,977, 27 ada selisih lebih tinggi Rp 16.992, 87

Agus meyakini keputusan gubernur itu menambah semangat para pekerja di Lamongan. Bahkan akan terjadi gelombang percepatan investasi di bumi Lamongan.


Menurutnya, keputusan gubernur jawa timur
nomor 188/889/kpts/013/2022 tentang upah minimum kabupaten/kota di jawa timur tahun 2023, harus bisa dijalankan oleh perusahaan di provinsi ujung timur pulau jawa tersebut.

Dalam keputusan Gubernur juga menegaskan, bahwa UMK adalah upah yang juga diperuntukkan bagi pekerja masa kerja kurang dari 1 tahun.

"Kami yakini kalau Lamongan tetap normal kondusif. Dan itu bisa dibuktikan setiap tahun ada pembahasan dan kenaikan UMK, " kata Agus yang juga Dewan Pengupahan Lamongan ini.

Sekadar diketahui, UMK Lamongan 2023 disahkan naik menjadi Rp 2, 701, 977.27 oleh gubernur Jawa Timur dan akan diberlakukan pada Januari tahun depan.


Kenaikan UMK Lamongan 2023 yang ditetapkan Gubernur terbilang lebih tinggi, dibandingkan usulan Kabupaten. "Ya kita bersyukur to," pungkasnya.

Baca juga: Daftar UMK Jatim 2023 Lengkap, UMK Surabaya Tertinggi Naik Rp 350 Ribu? Terendah Kabupaten Sampang


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved