Berita Lifestyle

Hari Komunitas Pokemon GO Dimulai, Para Pelatih Terima Bonus Benda dan Pokemon Langka

Selain itu, di acara khusus ini para pemain (Pelatih) yang berpartisipasi juga menerima bonus berbagai benda dan Pokemon langka.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Para pelatih (pemain) berkumpul dalam Hari Komunitas Pokemon GO 

TRIBUNJATIM.COM - Antusiasme yang tinggi dari Komunitas Pokemon GO dapat dimaklumi, mengingat Hari Komunitas yang berlangsung di Cove Batavia, Pantai Indah Kapuk (PIK) ini merupakan Hari Komunitas terakhir di tahun 2022.

“Hari Komunitas Pokemon GO adalah acara bulanan dengan waktu terbatas, hanya berlangsung pukul 14.00- 17.00. Selama tiga jam, Pokemon istimewa akan muncul dalam game,” jelas Refael Siregar selaku APAC Manager Niantic Inc dalam keterangan tertulis, Minggu (18/12/2022).

Selain itu, di acara khusus ini para pemain (Pelatih) yang berpartisipasi juga menerima bonus berbagai benda dan Pokemon langka.

Baca juga: Ayo Saatnya ‘Waktu Indonesia Nangkep, Kini Pokemon GO Ada dalam Bahasa Indonesia

Menurut Nidya Arilya, Growth Scout, Emerging Market Niantic Inc., bulan ini istimewa karena Hari Komunitas berlangsung dua hari.

Tidak hanya itu, hari ini juga menyatukan semua kegiatan sebelumnya dan menampilkan semua Pokemon dari semua Hari Komunitas di tahun 2022 yang sudah lalu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Refael, Hari Komunitas mendorong para Pelatih untuk keluar rumah, mengunjungi landmark kota, dan bermain dengan pelatih lain.

Baca juga: Nikmati Keseruan Para Pelatih Pokemon Go Rayakan Hari Komunitas pada Desember 2022 ini

Sering kali Pelatih lokal membuat acara tidak hanya untuk komunitas lokal, tapi juga mengundang para Pelatih lain dari seluruh penjuru kota.

Mereka berkumpul dan bermain bersama di lokasi tertentu pilihan mereka.

Semua kota besar di seluruh Indonesia memiliki acara lokal mereka sendiri.

Contohnya, September lalu Hari Komunitas Jakarta diadakan di Taman Fatahillah di Kota Tua dan di Tangerang diadakan di Mall Serpong, dan di Denpasar Bali diadakan di Monumen Bajra Sandhi.

Di beberapa kota besar sering kali Pelatih yang bermain di lokasi jumlahnya ratusan.

Menurut Nidya, pihak Niantic tak terlibat dalam pemilihan lokasi pertemuan tersebut melainkan mendorong komunitas untuk memilih lokasi tertentu.

“Tapi taman adalah lokasi yang kami dukung di dalam game,” jelas Nidya.

Sebagai sebuah game, Pokemon GO berhasil menyatukan pencintanya menjadi sebuah komunitas yang cukup aktif.

Kegiatan komunitas ini bisa dikatakan sebagai bukti tercapainya tujuan Niantic Inc. dalam mengembangkan permainan Pokemon GO.

Yakni, mendorong orang untuk keluar, bergerak, bereksplorasi, dan berinteraksi.

“Tidak hanya berbasis lokasi, para Pelatih Pokémon GO banyak melakukan perjalanan karena mereka suka melakukan eksplorasi dan menangkap Pokémon ke mana pun mereka pergi,” jelas Aral Lobo, Senior Growth Specialist Niantic Inc.

Menurut Aral, aspek utama dalam permainan Pokemon GO adalah trading (tukarmenukar) dan basis komunitas ini memungkinkan seseorang untuk bertemu dengan para Pelatih di kota lain.

Selain itu, ajang pertemuan yang diadakan di mana-mana memudahkan siapa saja untuk bertemu para Pelatih dan berkumpul bersama mereka.

Lebih lanjut Aral menjelaskan, dengan mengunjungi kota lain dan melakukan tukarmenukar, para Pelatih bisa mendapatkan Pokemon langka yang pada hari biasa tidak bisa ditemukan di kota mereka sendiri.

Melalui aktivitas komunitas, terbuka kesempatan untuk menjalin pertemanan, mempelajari budaya baru, dan banyak hal lain.

Banyak acara temu langsung yang diprakarsai oleh komunitas.

“Setiap kota memiliki komunitasnya masing-masing yang sering kali mengadakan kegiatan, membuat merchandise untuk dibagi-bagikan di kota mereka. Di satu kota, yang besar, acara di Hari Komunitas ini bisa dihadiri 100-200 orang,” jelas Refael.

Saat ini anggota komunitas Pokemon GO Indonesia sebanyak 61.000 orang tersebar di hampir 20 kota di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Kepulauan Maluku.

Anggota terbanyak dengan jumlah 9.200 orang ada di Jakarta dan Surabaya dengan jumlah anggota 6.600.

Total sebanyak 61.000 anggota komunitas Pokemon GO Indonesia yang saat ini aktif.

Komunitas Pokemon GO ini didukung oleh Niantic Inc. terutama untuk mendorong diadakannya kegiatan lokal secara rutin.

Selain dukungan berupa fasilitas, juga merchandise untuk dibagi-bagikan.

“Kami mendukung aktivasi virtual dengan menambahkan PokeStop dan Gym bersponsor dan merchandise seperti poster, stiker, dan kode in-game voucher,” jelas Nidya.

Meskipun ditujukan untuk komunitas Pokemon GO, Hari Komunitas yang saat ini berlangsung bersamaan dengan Pokemon Festival di PIK, tidak menghalangi kehadiran pemain maupun penggemar game lain.

“Mereka tetap bisa merasakan keseruan, dan bukan tidak mungkin kemudian jadi ikut bergabung menjadi anggota baru Komunitas Pokemon GO,” kata Nidya.

Tidak hanya memperkuat eksistensi Pokemon GO sebagai permainan favorit, Komunitas Pokemon GO juga berpotensi untuk melakukan kegiatan sosial.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Komunitas Pokemon GO di India.

“Niantic memiliki perhatian pada masalah-masalah sosial. Seperti yang dilakukan oleh komunitas di India, mereka bekerja sama membersihkan pantai di Selatan India. Dari kegiatan ini, lebih dari satu ton sampah terkumpul. Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah. Tentunya kegiatan semacam ini juga menjadi harapan Komunitas Pokemon GO di Indonesia,” jelas Aral.

Setelah menutup tahun dengan Hari Komunitas berskala besar, Komunitas Pokemon GO silakan bersiap menantikan lebih banyak lagi kegiatan dan acara yang seru dan menyenangkan.

Refael menjanjikan, di tahun depan akan ada lebih banyak lagi acara maupun kegiatan seperti Hari Komunitas yang saat ini tengah berlangsung.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved