Berita Surabaya
Tim Anti Bandit Polsek Tandes Buru 2 Penjambret Kalung Nenek di Surabaya, Korban Sempat Terseret
Tim Antibandit Polsek Tandes Polrestabes Surabaya sedang memburu dua orang bandit penjambret kalung milik Sumiati (59) nenek dua cucu
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Antibandit Polsek Tandes Polrestabes Surabaya sedang memburu dua orang bandit penjambret kalung milik Sumiati (59) nenek dua cucu warga Jalan Raya Balongsari Tama Timur, RT 4, RW 4, Tandes, Surabaya pada Rabu (21/12/2022).
Kapolsek Tandes Polrestabes Surabaya Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kepolisian yang dibuat oleh pihak korban, beberapa waktu lalu, setelah hari kejadian.
Kini, pihaknya masih melakukan mekanisme penyelidikan atas insiden kejahatan yang dialami oleh korban.
Sejumlah orang saksi telah dimintai keterangan. Selain itu, lanjut Danu, pihaknya juga telah menghimpun sejumlah rekaman video CCTV kejadian tersebut, untuk mengidentifikasi kendaraan yang dipakai para pelaku.
"Sudah ada yang diperiksa sebagai saksi, saat sekarang difokuskan penyelidikan mengejar pelaku dan kendaraan yang dipakai," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: Cerita Nenek 2 Cucu di Surabaya Korban Jambret hingga Terseret 2 Meter, Padahal Sakit Vertigo
Momen insiden penjambretan yang menimpa Sumiati sempat terekam salah satu kamera CCTV yang terpasang di gapura ujung gang RT 04.
Berdasarkan video CCTV berdurasi tak lebih dari delapan detik yang dilihat TribunJatim.com di akun Instagram (IG) @surabayaterkini.
Sumiati yang memakai baju terusan motif batik warna cokelat semula tampak berdiri di samping kiri pemotor wanita, yang belakangan diketahui bernama Umik Roh, sekitar pukul 08.30 WIB.
Nenek lima anak dengan dua cucu itu, baru saja membeli kebutuhan barang dari pasar untuk toko kelontongnya, dengan menumpang motor tetangganya.
Setibanya di depan toko sekaligus rumahnya. Ternyata, dari arah sisi kiri Sumiati melintas pengendara motor lain berboncengan dua orang.
Keduanya memakai kaus hitam, dan si pria yang bertindak sebagai joki motor, tampak memakai topi baseball warna cokelat.
Tak dinyana-nyana, si pria lainnya yang duduk di bagian boncengan sekonyong-konyong menarik kalung di lehernya, hingga membuat tubuhnya ikut terseret hentakan sejauh 2,5 meter dari upaya si pelaku memutuskan pengunci ikatan kalung miliknya.
Akhirnya, kalung seberat 9,5 gram dengan nilai jual sembilan juta rupiah yang dibelinya sejak awal menikah puluhan tahun lalu, amblas.
Digantikan oleh rasa nyeri bekas luka memar, lecet di leher, dan keseleo di kedua lengan dan lututnya.