Berita Gresik

Warga Gresik Protes Perlakuan Petugas Puskesmas di Sosmed, Kadinkes Berdalih Server Error

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Husna inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Sembayat, Kecamatan Manyar

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
PUSKESMAS - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Husna melakukan pemeriksaan pelayanan di Puskesmas Sembayat. Sidak tersebut atas keluhan masyarakat, Selasa (3/1/2023). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Husna inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Sembayat, Kecamatan Manyar, Selasa (3/1/2023).

Hal itu atas keluhan warga terkait fasilitas layanan kesehatan.

Sidak tersebut atas perbincangan masyarakat lantaran adanya seorang pasien yang mengeluh terkait layanan ibu dan anak.

Kesal dengan perlakuan petugas Puskesmas, ibu asal Betoyo Kauman itu pun akhirnya memposting di media sosial (medsos).

Dalam sidak tersebut, Mukhibatul Husna didampingi Kepala Puskesmas Sembayat beserta sejumlah petugas dinas kesehatan (Dinkes) melihat pelayanan secara langsung, mulai petugas loket, ruang pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga data base pasien di ruang rekam medis.

Mukhibatul Husna menuturkan, secara umum pelayanan kesehatan di Puskesmas Sembayat relatif baik. Hanya muncul lambatnya pelayanan dan hilangnya data pasien.

Hal itu karena ruang rekam medis ada renovasi, sehingga penataan data base pasien sempat dirubah.

“Kemarin, data salah satu pasien yang mengeluh itu sempat tidak ketemu, sebab ruang rekam medis baru diperbaiki, sehingga beberapa data pasien ada yang ketelisut, sebab sempat dipindah oleh tukang, sehingga penataan data berubah,” kata Mukhibatul Husna.

Lebih lanjut Mukhibatul Husna menambahkan, seluruh data pasien sudah terinput di komputer. Namun, pasien yang datang ke Puskesmas untuk periksa dan berobat sedang membludak.

Ditambah server komputer error. Sehingga membuat petugas kewalahan dan lupa memberitahukan ke pasien.

“Saya kroscek di komputer loket dan ruang KIA data pasien tersebut ada, jadi tanggal 27 itu ibunya yang mau periksa, bukan anaknya, kemungkinan ketelisut karena habis bongkar-bongkar ruang rekam medis, apalagi saat itu servernya sedang error,” imbuhnya.

Sementara Kepala Puskesmas Sembayat Kecamatan Manyar, Setyorini mengatakan, seluruh rekam medis pasien tidak ada yang hilang, hanya butuh waktu untuk penataan ulang. Termasuk data milik pasien yang mengeluh di media sosial.

Pihaknya pun berjanji akan terus berbenah dan melakukan evaluasi guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara maksimal. Termasuk membenahi data pasien, serta layanan lainnya.

“Penataan ini butuh waktu, tetapi pelayanan pasien tetap kita layani. Saat itu ada sekitar 85 pasien, sangat ramai dan komputer error,” kata Setyorini.

Baca juga: Respon Puskesmas Pangarengan Soal Belasan Balita di Sampang Keracunan, Singgung Kondisi hingga Imun


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved