Menu Diet

Konsumsi Sebutir Telur Memang Sederhana, Tapi Kamu Bisa Turunkan Berat Badan, Bagus untuk Menu Diet

Inilah menu diet telur yang kaya akan protein dan lemak. Selain menurunkan berat badan, terlu bisa membuat kita merasa kenyang dalam waktu yang lama.

Tayang:
Editor: Elma Gloria Stevani
pixabay
Telur merupakan jenis makanan yang bisa memberikan efek mengenyangkan lebih lama sehingga membuat kita tak mudah lapar saat diet. 

TRIBUNJATIM.COM - Telur bisa kamu jadikan pilihan makanan mengenyangkan yang cocok disantap saat diet.

Hal ini dikarenakan telur kaya akan protein dan lemak yang bisa membuat kita merasa kenyang dalam waktu yang lama.

Tapi bagi kalian yang mengkhawatirkan kandungan kolesterol di bagian kuning telurnya, kalian bisa memakan bagian putih telurnya saja untuk menunda lapar.

Sejumlah penelitian menyebutkan, makan telur dapat membantu menurunkan berat badan, kendati sering dianggap sebagai sumber kolesterol tinggi.
Padahal sebenarnya, telur mengandung protein, rendah kalori, dan dapat meningkatkan metabolisme.
Lantas, kenapa telur bisa membantu menurunkan berat badan?
Melansir Medical News Today, ada tiga alasan mengapa telur membantu menurunkan berat badan, antara lain:
1. Telur mengandung banyak protein
Protein diketahui dapat membantu menyukseskan menurunkan berat badan, lantaran sifatnya yang sangat mengenyangkan perut.
Di samping itu, telur adalah sumber protein yang baik, di mana satu butirnya mengandung protein hingga 6 gram.
Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa sarapan tinggi protein meningkatkan rasa kenyang lebih lama.
Temuan ini juga mengartikan makanan yang tinggi protein, menyebabkan berkurangnya asupan kalori sepanjang hari.
Studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan, protein dalam makanan juga membantu mengobati obesitas dan sindrom metabolik.
Telur merupakan jenis makanan yang bisa memberikan efek mengenyangkan lebih lama sehingga membuat kita tak mudah lapar saat diet.
Telur merupakan jenis makanan yang bisa memberikan efek mengenyangkan lebih lama sehingga membuat kita tak mudah lapar saat diet. (pixabay)
2. Telur dapat meningkatkan metabolisme
Selanjutnya, mengonsumsi makanan berprotein tinggi dapat meningkatkan metabolisme melalui proses yang disebut efek termis makanan.
Proses ini terjadi karena tubuh perlu menggunakan kalori ekstra, untuk mencerna serta mengolah nutrisi dalam makanan.
Menurut sebuah studi tahun 2014, protein seperti yang ada di dalam telur dapat meningkatkan metabolisme seseorang hingga sebesar 15 sampai 30 persen.
Oleh karena itu, makan telur, serta makanan berprotein tinggi lainnya justru dapat membantu membakar lebih banyak kalori daripada makan karbohidrat atau lemak.
3. Telur memiliki banyak gizi dan rendah kalori
Di dalam satu butir telur rebus, terdapat 78 kalori dan sejumlah nutrisi penting lainnya termasuk: Lutein dan zeaxanthin, merupakan antioksidan yang mendukung penglihatan yang sehat Vitamin D dapat meningkatkan kesehatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh Kolin dapat meningkatkan metabolisme dan membantu perkembangan otak janin
Adapun cara mudah untuk menurunkan berat badan adalah dengan membatasi asupan kalori, dan menambahkan telur ke dalam makanan dapat membantu.
Misalnya, makan siang atau makan malam dengan dua telur rebus dan dikombinasikan sayuran yang hanya mengandung 274 kalori.
Akan tetapi, proses memasak telur pun tidak boleh sembarangan. Anda dapat merebusnya saja, alih-alih menggoreng telur dengan minyak.
Waktu yang tepat untuk makan telur
Telah diketahui bahwa telur dapat membantu menurunkan berat badan, dan memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Berkaitan dengan waktu yang tepat untuk makan telur, beberapa ahli menyebutkan manfaat lebih besar bisa didapat jika dimakan saat sarapan.
Misalnya, pada studi tahun 2005 yang membandingkan efek sarapan berbasis telur dengan sarapan menggunakan bagel pada peserta wanita yang kelebihan berat badan.
Hasilnya menunjukkan, jumlah kalori pada kedua jenis makanan untuk sarapan sama, namun peserta yang makan telur mengonsumsi makanan lebih sedikit secara signifikan.
Demikian pula pada studi tahun 2010 terhadap sejumlah pria dewasa.
Sebuah studi tahun 2008 juga melaporkan sarapan telur sebagai diet yang terkontrol meningkatkan penurunan berat badan pada peserta yang obesitas.
Seberapa banyak kita bisa mengonsumsi telur?
Menurut penelitian terbaru, makan satu butir telur per hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Para peneliti pun telah menganalisis efeknya pada hampir setengah juta orang dewasa yang tinggal di China, selama periode 9 tahun.
Sebagai infromasi, para peserta penelitian mengikuti diet yang dirancang untuk menurunkan berat badan.
Artinya, temuan ini menunjukkan bahwa makan telur dalam jumlah sedang dapat memberikan manfaat kesehatan, selama memasukkannya ke dalam diet seimbang.
Di sisi lain, American Heart Association merekomendasikan orang yang berisiko terkena penyakit jantung untuk mengonsumsi satu atau dua putih telur sehari.
Sebab, kuning telur memiliki kolesterol tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit tersebut.
Anda juga perlu untuk menghindari menambahkan lemak hewani, seperti mentega atau minyak sayur untuk mengolah telur.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca artikel terkait menu diet lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved