Berita Surabaya

Remaja Sidoarjo Dibacok Sekelompok Orang di Surabaya, Motor Dirampas, Warga Bangun Dengar Teriakan

Seorang remaja berinisial DF (16) warga Taman Sidoarjo menjadi korban perampasan berujung pembacokan yang dilakukan oleh sekelompok remaja

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Tangkapan layar saat DF mendapatkan penanganan medis usai dibacok sekelompok orang di Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Seorang remaja berinisial DF (16) warga Taman Sidoarjo menjadi korban perampasan berujung pembacokan yang dilakukan oleh sekelompok remaja, di Jalan Menanggal Gang Delima No 10, Menanggal, Gayungan, Surabaya, Senin (23/1/2023) dini hari. 

Tak hanya kehilangan satu unit motor dan ponsel pribadinya. DF yang mengenakan kaus oblong lengan pendek warna hitam itu, mengalami luka robek pada lengan tangan kiri, akibat sabetan benda tajam. 

Informasinya yang dihimpun TribunJatim.com, DF beserta seorang temannya berboncengan motor dikejar-kejar oleh sejumlah kelompok remaja berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga motor. 

Ternyata pengejaran dari kawasan Kecamatan Gayungan tersebut, berujung hingga ke sebuah gang buntu bernama Gang Delima, di ruas Jalan Menanggal. 

Di depan rumah nomor 10 yang ditinggali Sri Fatun, suami dan anak-anaknya. DF menjadi sasaran pengeroyokan berujung pembacokan hingga membuatnya terluka dan kehilangan beberapa harta bendanya. 

Baca juga: Mau Liputan Sidak Diskotik, 5 Jurnalis di Surabaya Diduga Dikeroyok Belasan Orang Berbaju Preman

Baca juga: Niat Nolong Orang Jatuh dari Motor, Pria di Situbondo Malah Dikeroyok 11 Pemuda, Pundak Ditusuk

Sedangkan, beberapa remaja yang menjadi pelaku aksi pengeroyokan tersebut, akhirnya kabur. 

Warga setempat Sri Fatun mengaku, selama keributan sejumlah remaja itu sekonyong-konyong terjadi di halaman depan rumahnya, dirinya berusaha tetap berada di dalam ruang tamu rumahnya. 

Upaya itu sengaja dilakukannya, untuk bersembunyi sekaligus menghindarkan diri menjadi sasaran kemelut beberapa remaja yang terlibat perkelahian di depan rumahnya. 

Bahkan saking takutnya akan kemelut diantara beberapa remaja tak dikenal menimpa anggota keluarganya. 

Ia sampai harus mematikan seluruh lampu ruangan di dalam rumah agar tetap samar dan terhindar dari sasaran aksi kejahatan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. 

"Setelah mereka pergi. Lampu rumah dimatikan semua (biar aman). Lalu saya keluar setelah melihat Pak Bagio keluar," ujarnya saat ditemui awak media di depan rumahnya, Senin (23/1/2023). 

Baca juga: Perempuan Penjual Teh Poci Dikeroyok Emak-emak di Bangkalan, Baju Digunting, Jadi Tontonan Warga

Selama bersembunyi, Sri Fatun sesekali melihat kondisi situasi di depan halaman melalui kaca jendela depan rumahnya. 

Dari upaya pemantauan yang dilakukannya sejenak itu. Sri Fatun sempat menyaksikan beberapa orang remaja terlibat perkelahian.

Kemelut hebat yang terjadi dalam perkelahian tersebut, sampai-sampai membuat pagar pembatas antara halaman rumah dengan area lahan kosong di sisi timur ujung jalan gang buntu tersebut, ambruk.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved