Berita Kediri

Tingkatkan Kualitas Pengajar, Pemkab Kediri Berikan Program Beasiswa, Gandeng Mitra Pembangunan

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru, Pemkab Kediri memberikan program khusus beasiswa.

ISTIMEWA
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menghadiri pertemuan dengan PSF, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPPMP) dan Widyaprada di Ruang Pamenang Pemkab Kediri. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru, Pemkab Kediri memberikan program khusus beasiswa.

Program ini menyusul adanya kurikulum merdeka yang sudah lebih dulu diterapkan di beberapa sekolah.

Nantinya, Pemkab Kediri akan membantu meningkatkan kualitas serta skill para guru supaya bisa memenuhi kriteria kurikulum terbaru.

Program ini dilakukan oleh Pemkab Kediri bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) sebagai mitra pembangunan.

"Selain sistem zonasi sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan pendidikan, beroperasinya bandara pada tahun 2023 ini diakui menjadi tantangan baru bagi pemerintah Kabupaten Kediri," kata Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Rabu (1/2/2023).

Ia mengatakan, tantangan ke depan akan semakin banyak, sehingga semua harus dipersiapkan sejak dini terutama soal SDM.

Baca juga: Tahun 2023, Guru PAUD di Surabaya Bakal Dapat Beasiswa S1, Proses Pendaftaran Sudah Dibuka

Mas Dhito merasa perlu adanya upgrade atau peningkatan kualitas guru di Kabupaten Kediri di era merdeka belajar saat ini. Adapun jumlah guru di Kabupaten Kediri untuk tingkat SD sebanyak 5.492 dan tingkat SMP sebanyak 2604 pendidik atau tenaga kependidikan.

"Kami ingin berkolaborasi, bersinergi bagaimana mengupgrade tenaga pendidik," ungkap Mas Dhito.

Selain peningkatan kualitas guru, ada beberapa kegiatan yang diusulkan seperti pendirian sekolah baru.

Senior Director PSF Elan Merdy dalam diskusi itu mengungkapkan beberapa program yang telah dijalankan. Berangkat dari pemberian beasiswa, PSF juga membangun sekolah yang dikenal dengan sebutan Lighthouse School Program (LSP). 

Sekolah berasrama yang dimaksud, di antaranya di Palembang, Malang, Bali Mandara dan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Dibangunnya sekolah berkualitas internasional itu salah satunya menyikapi trend murid yang migrasi ke sekolah yang ada di kota lain.

"Sekolah ini tidak hanya melahirkan murid-murid terbaik tapi juga guru-guru, menjadi tempat pelatihan guru-guru, karena dari kabupaten lain melatih gurunya juga di situ," bebernya.

Kemudian, beberapa program lain, salah satunya _Teacher Learning Center_ (TLC) yakni program percepatan pelatihan bagi guru.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved