Venna Melinda Laporkan Suami ke Polisi
Vania Athabina Blak-blakan Minta Ibu Buang Hadiah Ferry Irawan, Tak Mau Lihat Lagi, Venna: Dia Tahu
Vania Athabina anak angkat Venna Melinda tampak blak-blakan meminta ibunya membuang hadiah yang pernah diberikan oleh Ferry Irawan, apa itu?
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Vania Athabina atau adik angkat Verrell Bramasta kini telah blak-blakan menyatakan ketidaksukaannya terhadap Ferry Irawan.
Tahu ibunya kini disakiti oleh sang ayah angkat, Vania tak ingin lagi terima apapun terkait ayahnya.
Vania Athabina blak-blakan meminta ibunya membuang apa yang pernah diberikan Ferry Irawan kepadanya.
Vania tak lagi mau lihat barang Ferry itu di dekatnya.
Apa sebenarnya yang pernah diberikan oleh Ferry Irawan kepada anak Venna Melinda itu?
Baru-baru ini, Venna Melinda menceritakan reaksi Vania Athabina yang dulunya terkenal dekat dengan Ferry irawan.
Sikap Vania Athabina berubah setelah Ferry Irawan melakukan KDRT ke Venna Melinda.
Putri angkat Venna Melinda tersebut kini tak lagi 'menyayangi' dan Vania bak membenci Ferry Irawan kerap dipanggil dada.
Hal tersebut diungkap Venna Melinda bercerita soal kondisi Vania Athabina imbas dari kasus KDRT dialaminya.
Kepada Venna, Vania sampai membuang gelang kesayangannya karena tertulis nama Ferry di sana.
Baca juga: Kukuh Anak Tak KDRT, Ibu Ferry Irawan Jawab Isu Tak Nafkahi Venna, Pekerjaan Diungkap: Jelas Ada!
"Dia punya gelang yang ada tulisan 'Ferry' dia bilang, 'Mama aku mau buang ini, aku nggak mau lihat lagi'," kata Venna menirukan ucapan sang putri, dikutip dari YouTube Seleb on Cam, Kamis (2/2/2023).
"Dia tahu," tutur Venna.
Seolah menjaga perasaan sang ibu, Vania juga tak pernah menyinggung lagi sosok Ferry.
"Dia nggak pernah tanya Dada (panggilan untuk Ferry) lagi," tukasnya.

Sementara itu, Venna Melinda membeberkan alasan ogah bertemu Hariati ibu Ferry Irawan sekaligus mertuanya.
Hal tersebut disampaikan Venna Melinda saat menggelar konferensi pers pada rabu kemarin (1/2/2023).
Hotman Paris kuasa hukum Venna Melinda menjelaskan mengapa kliennya enggan bertemu keluarga Ferry Irawan.
Tak kala sang ibu mertua Hartati mendatangi rumah milik Venna Melinda beberapa waktu lalu.
Disampaikan Hotman Paris, Venna Melinda ogah bertemu lantaran tabiat atau prilaku keluarga Ferry Irawan berulang kali menggelar konferensi pers dengan terus menyangkal pengakuan Venna Melinda terkait KDRT.
"Begitu kasus ini mencuat ke publik, berkali-kali pihak sana atas nama keluarga melakukan konferensi pers yang intinya seolah-olah laporan Venna itu tidak benar," tutur Hotman Paris mewakili Venna Melinda.
Baca juga: Dulu Venna Melinda Incar 1 Warisan Ibu Ferry Irawan, Kini Tak Sudi Bertemu, Hariati: Ferry Baik
Adapun Hotman Paris mempertanyakan kejadian itu karena pihak keluarga Ferry disebut baru berupaya mendatangi Venna Melinda.
Apalagi sikap pihak Ferry Irawan yang terus berupaya menyangkal dengan melakukan konferensi pers.
"Tapi setelah kasus ini makin viral akhirnya datang ibunya, tapi bawa wartawan. Maksudnya apa gitu, lho?" ucap Hotman Paris.
"Kami enggak tahu mau apa. Tapi yang jelas orang kalau memang niatnya baik kenapa melakukan konferensi pers berkali-kali dengan media dan pengacara?" terangnya.
Baca juga: Ditolak Venna Mentah-mentah, Ibu Mertua Dikunci Depan Rumah, Kini Kecewa Berat: Kok Gak Dihargain
Sementara itu, keadaan Ferry Irawan di penjara belakangan ini terungkap.
Rupanya ayah sambung Athalla Naufal itu kerap kali menangis.
Venna Melinda diketahui memang sudah menutup pintu maaf ke suaminya tersebut.
Pihak Venna Melinda juga sudah berencana bakal menggugat cerai Ferry Irawan.
Menanggapi hal itu, Ferry Irawan masih punya satu permintaan untuk bertemu.
Baca juga: Pasang Badan Bela Ferry Irawan, Ibu Bongkar Jadwal Syuting Suami Venna Melinda: Pulang dari Hongkong
Permintaan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Ferry Irawan, Jeffry Simatupang, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (1/2/2023).
Kepada Jeffry Simatupang, Ferry Irawan menginginkan bisa duduk membahas perpisahan secara baik-baik bersama Venna Melinda.
Ia juga ingin dipertemukan dan duduk bersama dengan Venna Melinda.
"Pak Ferry sudah sampaikan, kalau memang sudah tidak bisa berdamai bersatu kembali, ayolah kita duduk bersama, berpisah baik-baik," ucap Jeffry Simatupang.

"Karena pertemuannya kan baik-baik, ada jejak digitalnya, mereka mesra."
"Ayolah sama-sama duduk kalaupun berpisah, berpisahlah dengan baik-baik."
"Itu yang disampaikan Pak Ferry," tutur Jeffry Simatupang, mengutip Tribunnews.com.
Namun demikian, Ferry Irawan juga masih menginginkan agar permasalahan rumah tangganya bisa diperbaiki.
Kendati pihak Venna Melinda menolak, Ferry Irawan pun hanya bisa pasrah jika harus berpisah.
"Menginginkan kalau bisa diperbaiki, kalaupun tidak bisa alangkah baiknya berpisah baik-baik. Itu menjadi opsi terakhir."
Hingga kini Ferry Irawan masih ditahan oleh Polda Jawa Timur terkait kasus KDRT terhadap Venna Melinda.
Kuasa hukum Ferry Irawan, Jeffry Simatupang membeberkan kondisi terkini kliennya, Rabu (1/2/2023).
Pihaknya menyebut kondisi kesehatan suami Venna Melinda tersebyt dalam keadaan baik.
Namun pihak Ferry Irawan masih menunggu penangguhan penahanan yang belum mendapat respons dari kepolisian.
"Sampai saat ini Pak Ferry masih di dalam tahanan," ucap Jeffry Simatupang.
"Penangguhan penahanan belum dijawab oleh kepolisian Polda Jawa Timur dan hari ini Pak Ferry masih dalam keadaan yang baik."
Baca juga: Kukuh Anak Tak KDRT, Ibu Ferry Irawan Jawab Isu Tak Nafkahi Venna, Pekerjaan Diungkap: Jelas Ada!
Terseret kasus KDRT, Ferry Irawan kini merasa tertekan.
Lebih lanjut, Jeffry Simatupang pun turut mengungkapkan kondisi batin dan psikis Ferry Irawan kini.
Disebutkan, aktor berusia 45 tahun tersebut sering menangis selama berada di tahanan.
"Karena ini ada urusan rumah tangga, tentu Pak Ferry ada tekanan tersendiri."
"Berkaitan dengan batin dan kondisi psikologisnya," paparnya.
"Tentu dia sering menangis lah, karena kalau dia melihat situasinya saat ini dengan berita-berita yang ada."
"Bahkan sebelum Pak Ferry ditahan pun beritanya sudah berkembang," ungkap Jeffry Simatupang.
Tidak hanya itu, Ferry Irawan juga merasa terpukul setelah Venna Melinda menutup pintu damai.
Hingga dikabarkan, Venna Melinda sudah mantap untuk mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.
"Nah, Pak Ferry terpukul dan merasa bersedih," katanya lagi.
"Apalagi dari pihak Ibu V sudah menutup pintu perdamaian."
"Tentu Pak Ferry mendapat pukulan," jelas Jeffry Simatupang.

Kendati demikian, Ferry Irawan memilih untuk patuh pada prosedur hukum yang berlaku.
Ia bertekad akan mengikuti semua proses hukum dengan kooperatif, bahkan sampai ke pengadilan nanti.
Oleh karena itu, pihaknya memohon supaya penangguhan penahanan Ferry Irawan dapat dikabulkan.
"Tetapi sekali lagi, Pak Ferry siap mengikuti proses hukum dengan baik."
"Pak Ferry mengatakan kepada kami bahwa akan mengikuti proses hukum sampai proses pengadilan sekalipun dengan kooperatif," ucapnya.
"Untuk itu kami memohon kepada pihak kepolisian untuk melakukan penagguhan penahanan," tegas Jeffry Simatupang.
Baca juga: Hariati Sebut Ferry Irawan Anak Baik, Tak Yakin Ada KDRT? Ibu Venna Melinda: Stop Bersandiwara
Berita Venna Melinda Laporkan Suami ke Polisi lainnya
Vania tak ingin lagi terima apapun
Vania tak lagi mau lihat barang Ferry
reaksi Vania Athabina
Sikap Vania Athabina berubah
Vania bak membenci Ferry Irawan
Venna Melinda Laporkan Suami ke Polisi
Venna Melinda
Vania Athabina
Ferry Irawan
TribunJatim.com
Tribun Jatim
berita terkini Jatim
Dituntut 1,5 Tahun Penjara Kasus KDRT, Ada Momen Ferry Irawan Salami dan Tanyakan Sesuatu ke Jaksa |
![]() |
---|
Reaksi Venna Melinda Setelah Ferry Irawan Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Minta Doa dan Dukungan |
![]() |
---|
Venna Melinda Murka Kasus KDRT Disebut untuk Ambisi Nyaleg, Skakmat Ferry Irawan: Playing Victim |
![]() |
---|
Ferry Irawan Merasa Dirinya Dikorbankan Demi Ambisi Venna Melinda Duduki Kursi Dewan: Dipaksakan |
![]() |
---|
Terungkap Penyebab Ferry Irawan Aniaya Venna Melinda, Karena Penolakan Ajakan Hubungan Suami Istri? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.