Berita Kota Batu

Dalam Sehari, Empat Lokasi di Kota Batu Dilanda Tanah Longsor hingga Tutup Jalan

Akibat hujan deras yang mengguyur, dalam sehari, empat lokasi di Kota Batu dilanda tanah longsor hingga menutup jalan.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Dya Ayu
Hujan deras yang mengguyur Kota Batu menyebabkan longsor, Rabu (1/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Hujan deras yang mengguyur Kota Batu menyebabkan tebing plengsengan teknis di lahan milik Zainal, warga Dusun Gangsiran Ledok, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, longsor.

Tebing yang longsor memiliki diameter panjang 11 meter, lebar 2 meter dan tinggi 4 meter.

Akibatnya, material longsor jatuh dan menutup jalan alternatif menuju area persawahan dan permukiman warga, serta menutup saluran irigasi persawahan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana longsor ini. Hanya saja material longsor menutup jalan alternatif ke persawahan dan menutup saluran irigasi persawahan. Tapi ini tadi sudah dilakukan kerja bakti untuk pembersihan material longsor. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan plengsengan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu, Rabu (1/3/2023).

Longsor juga terjadi di Jalan Kopral Kasdi RT 4/RW 1 Dusun Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Tebing longsor dengan dimensi panjang 8 meter tinggi 10 meter dan lebar 4 meter menutup sebagian badan jalan.

Selain itu juga terjadi longsor di dua titik di Gunungsari, yakni di jalan penghubung Dusun Brau-Dusun Jantur, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dan di jalan penghubung Dusun Brau-Dusun Claket, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Jadi memang karena hujan deras di Desa Gunungsari menyebabkan tanah jenuh air, sehingga menyebabkan longsornya tebing di dua titik lokasi. Pada titik longsor pertama, tebing longsor dengan dimensi panjang 20 meter dan tinggi 6 meter. Longsornya tebing mengakibatkan tumbangnya empat pohon pinus," jelasnya.

Dia menambahkan, material longsor jatuh dan menutup badan jalan penghubung Dusun Jantur-Brau.

Baca juga: Tebing di Mojokerto Longsor, Warga Waswas Rumahnya Terancam: Hampir Setiap Sore Hujan

Titik longsor kedua, tebing longsor dengan dimensi panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 4 meter mengakibatkan material menutup badan jalan penghubung Dusun Brau-Dusun Claket.

Lebih lanjut Agung Sedayu menuturkan, untuk material longsor yang di Dusun Jantur-Brau mulai dibersihkan, dan saat ini petugas masih melakukan pembersihan material longsor.

Untuk itu, pihak BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat yang akan melintas untuk mencari jalan alternatif lain.

“Bisa lewat jalur Dusun Jantur atau lewat jalur Paralayang,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved