Berita Viral
Kehidupan ‘Pemilik’ Asli Rubicon Mario: Penerima Bansos, Profesi Bagai Langit dan Bumi dengan Rafael
Ternyata sosok pria yang namanya dicatut di dalam STNK dan BKPB mobil Rubicon yang dipamerkan Mario Dandy punya kehidupan yang sangat berbeda.
Penulis: Ignatia | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM - Ada yang menarik dari kasus Mario Dandy Satriyo yang terus bergulir di kepolisian.
Ternyata terkuak fakta tentang 'pemilik' asli Rubicon yang dikendarai Mario Dandy.
Anak Rafael Alun Trisambodo itu terkenal lewat aksinya menaiki mobil mewah Rubicon yang ternyata nama pemiliknya bukanlah Mario Dandy.
Kini fakta terkait apa yang sebenarnya dilakukan keluarga Mario Dandy di belakang kekayaan merekapun mulai sedikit demi sedikit terungkap.
Pemilik mobil Rubicon yang dipamerkan anak mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satriyo (20), tercatat sebagai penerima bansos dan bantuan langsung tunai (BLT).
Tak ada yang menyangka, ternyata nama yang muncul dari kepemilikan Rubicon tersebut adalah seorang yang punya kehidupan bagai langit dan bumi dengan Mario Dandy.
Dia adalah Ahmad Saefudin (38).
Pria ini pernah menempati rumah kontrakan di Gang Jati, RT 01/RW 01, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Ketua RT setempat, Kamso Badrudin (49), mengaku kaget ketika mengetahui Saefudin memiliki Rubicon.
Tentu saja tak ada yang menyangka bahwa di balik kesederhanaannya, Ahmad Saefudin merupakan pemilik Rubicon yang dipakai oleh Mario Dandy.
"Kalau secara kita lihat kasat mata ya kan, logikanya ya kan, dan saya tahu persis, kayaknya gak mungkin banget," kata Kamso saat ditemui di lokasi, Kamis (2/3/2023).
Baca juga: Pengakuan Pria Pernah Bikin Mario Dandy Si Pengianaya David Keok, Ribut Masalah Pacar, Dia Kejang
Menurut Kamso, Saefudin termasuk warga yang kurang mampu. Kendaraan yang dimiliki Saefudin juga hanya motor tua.
Kehidupan asli pemilik Rubicon atas nama Ahmad Saefudin itu akhirnya terungkap.
"Makanya sekarang kalau ada berita punya Rubicon itu gak mungkin, kan sehari-harinya dia pakai motor butut," ungkapnya.
Saefudin pindah dari rumah kontrakan di Mampang antara tahun 2007 hingga 2008.