Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Badminton

Hasil All England 2023: Sempat Tertinggal 6-11, Fajar/Rian Bangkit, Gasak Ganda Korea Selatan

Duet ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses membuktikan mental bertanding yang sebenarnya di babak pertama All England 2023

Editor: Taufiqur Rohman
Instagram INA Badminton
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto beraksi di All England 2023. Duet ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses membuktikan mental bertanding yang sebenarnya di babak pertama All England 2023. 

TRIBUNJATIM.COM - Duet ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses membuktikan mental bertanding yang sebenarnya di babak pertama All England 2023.

Fajar/Rian mendapat perlawanan sengit dari pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae.

Sempat menyerah di gim pertama, ganda putra nomor satu dunia itu akhirnya berhasil comeback merebut dua gim berikutnya.

Bermain di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (15/3/2023), jawara Malaysia Open 2023 itu berhasil meredam perlawanan pasangan Negeri Ginseng usai bertarung rubber game dengan skor akhir 20-22, 21-12, 21-19.

Dalam pertandingan yang berlangsung hingga 65 menit itu, momentum besar terjadi didapat Fajar/Rian tatkala membukukan epic comeback yang sangat luar biasa di gim ketiga.

Tertinggal 6-11 tidak membuat Fajar/Rian mudah menyerah begitu saja.

Fighting spirit yang mereka tunjukkan sukses mengantarkan mereka meraih satu demi satu poin angka hingga berbalik menyusul.

Setelah bangkit dan merebut gim kedua, wakil andalan ganda putra Tanah Air itu sempat membukukan start buruk di gim penentuan yang membuat mereka langsung tertinggal jauh akibat kehilangan poin dengan mudah.

Namun mereka tidak patah arang dan terus mencecar Kang/Seo lewat serangan beruntun yang berbayar kemenangan dramatis.

Dengan demikian, rekor pertemuan mereka bertambah unggul 2-1 atas Kang/Seo.

Jalannya Pertandingan

Fajar/Rian mengawali gim pertama dengan start buruk, mereka langsung tertinggal cepat 3-6.

Serangan Fajar/Rian tidak mudah langsung menembus pertahanan solid dari Kang/Seo yang memang dikenal memiliki defence tembok.

Smes kencang terus dilakukan ganda putra unggulan satu itu namun justru berbalik jadi bumerang.

Pengembalian lurus mudah ditebak Kang/Seo membuat Fajar/Rian semakin ketinggalan.

Barulan di momen kedudukan 6-10, mereka berhasil mencuri poin lewat dropshot dan placing halus yang membuat Kang/Seo mati kutu, hingga mempertipis jarak menjadi 9-10.

Setelah break interval, Fajar/Rian mulai lebih banyak beradu drive dan berhasil menyamakan kedudukan 11 sama.

Sejak itu, kedudukan skor kedua pasangan berimbang dan saling kejar-mengejar angka sampai 15 sama.

Rian masih menjadi target utama yang dicecar Kang/Seo sebab pengembaliannya sejak awal gim pertama sering kurang sempurna.

Memasuki poin krusial, variasi servis dari Fajar membuat Kang/Seo sempat kaget dan dari sini margin keunggulan mulai sedikit melebar menjadi 18-16.

Sayangnya, keunggulan tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik setelah Rian gagal mengantisipasi sergapan cepat Kang dan sejak itu kedudukan kembali sengit hingga terjadi adu setting 20-20.

Momentum gagal diambil setelah Fajar/Rian melakukan unforced error dan membuat mereka kehilangan gim pertama, 20-22.

Pada gim kedua, Fajar/Rian berhasil bangkit. Mereka langsung tampil agresif dan menekan hingga unggul jauh 7-3.

Di gim kedua ini, Fajar/Rian main lebih rapi dan jarang membuat kesalahan. Sementara Kang/Seo terlihat pasrah dan sulit beradaptasi dengan perpindahan lapangan.

Fajar/Rian terus unggul jauh sampai 17-10. Di poin-poin tua ini, mereka mampu jaga momentum dan merebut gim kedua.

Pada gim ketiga, start kembali diwarnai laga intens dan sengit.

Namun sisi lapangan yang menang angin yang sedang di posisi pasangan Korea Selatan membuat serangan lebih mudah diterapkan.

Sementara Fajar/Rian terus tertinggal sampai 2-7.

Namun epic comeback luar biasa ditunjukkan Fajar/Rian ketika tertinggal 6-10 dan mampu mengejar hingga poin kritis 17 sama.

Poin banyak didapat lewat keteangan Fajar/Rian dalam mengembalikan serangan beruntun Kang/Seo.

Di poin kritis, match point 20-19, bahkan Fajar/Rian terus dibombardir serangan tajam Kang/Seo, namun mereka masih mampu bertahan dan menunjukkan kelas mereka sebagai ganda putra nomor satu dunia.

Fajar/Rian sabar meladeni serangan hingga sukses mencuri peluang dan berhasil memanfaatkan momentum hingga meraih kemenangan sengit 21-19.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com

Ikuti berita seputar Badminton

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved