Cukur Bulu Pelanggan, Transgender Akui 'Diterkam' dan Alami Pelecehan, Rekaman CCTV Jadi Bukti
Transgender akui 'diterkam' dan alami pelecehan saat mencukur bulu pelanggan, rekaman kamera CCTV jadi bukti.
Penulis: Alga | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM - Nasib pilu dialami seorang transgender asal Malaysia yang tinggal di Australia.
Transgender bernama Muhammad Sajjad Kamaruz Zaman atau Sajjad mengaku dapat ancaman.
Ia jadi korban pelecehan dan diancam permerkosaan hingga nyaris dirudapaksa.
Sajjad juga mengaku diterkam hingga cemas apabila dapat ancaman berikutnya.
Baca juga: Nasib Transgender Sukses Nikah Lebih Dulu dari Nong Poy, Terkuak soal Urusan Ranjang hingga Anak
Sajjad yang berusia 38 tahun ini bekerja sebagai pengusaha bisnis waxing atau cukur bulu yang berbasis di Sydney, Australia.
Seperti yang diberitakan Oh My Media pada Rabu (15/3/2023), insiden tersebut berlangsung di tempat bisnisnya.
Melansir TribunStyle.com, kejadian memilukan yang dialaminya terjadi pada 17 Februari 2023.
Meski demikian, dia baru mengungkapkannya baru-baru ini di media sosial Facebook.
Dia mengaku nyaris dirudapaksa oleh seorang pria yang merupakan pelanggannya.
Menurut Sajjad, hingga saat ini dia menderita kecemasan imbas pelecehan yang dialaminya.
Selain itu ia juga mengaku depresi hingga harus menjalani terapi kesehatan mental.
Lantaran terus dirundung kecemasan, dia akhirnya memilih untuk melaporkan insiden tersebut ke pihak berwenang.
Namun, kata Sajjad, tersangka yang disebut-sebut berkebangsaan Arab tersebut berhasil ditangkap.
Dia berhasil ditahan oleh kepolisian setempat.
Setelah pria tersebut ditangkap, Sajjad menceritakan pengalaman pilunya di media sosial Facebook.
