Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Prank Pocong Bakal Diproses Polisi Malang - Genteng Berhamburan Imbas Cuaca Buruk

3 berita Jatim terpopuler Senin (3/4/2023). Prank pocong di Malang meresahkan, bakal diporses polisi - atap rubuh di Banyuwangi imbas cuaca buruk.

Editor: Olga Mardianita
Kolase TribunJatim.com
Berita Jatim terpopuler hari ini, Senin, 3 April 2023. 

TRIBUNJATIM.COM - Dalam sehari, berbagai peristiwa terjadi di Jawa Timur.

Kabar seputar Jawa Timur tersebut tentu menarik perhatian pembaca TribunJatim.com.

Kini, kabar tersebut telah terangkum dalam segmen berita Jatim terpopuler Senin, 3 April 2023.

Berita Jatim terpopuler hari ini mengenai prank di Malang, kegaduhan di Surabaya, cuaca buruk di Banyuwangi.

Pertama, sebuah prank pocong telah meresahkan warga Malang.

Prank tersebut dilakukan di sekitar Makam Samaan, Kecamatan Lowokwaru, Malang.

Informasi tersebut telah diterima oleh polisi, dan siap ditindaklanjuti.

Pihak polisi pun memberikan imbauan kepada para orang tua.

Kedua, belasan orang ditangkap sebab kepergok akan berbuat kegaduhan di Tambaksari, Surabaya.

Hal ini terjadi menjelang waktu sahur.

Belasan orang ini disinyalir hendak mabuk, bahkan 5 remaja membawa celurit untuk tawuran.

Penangkapan ini adalah hasil dari Patroli Jogo Suroboyo yang dilakukan oleh Polsek Tambaksari.

Terakhir, cuaca buruk di Banyuwangi berimbas pada atap rumah runtuh.

Saat roboh, penghuni rumah mendengar gemuruh kencang dari arah dapur.

Lebih lanjut, simak tiga berita Jatim terpopuler hari ini, Senin (3/4/2023) di bawah ini.

1. Polisi Segera Tindak Lanjuti Aksi Prank Pocong di Makam Samaan Malang, Imbau Para Orang Tua

Lokasi prank pocong yang berada di Jalan Gilimanuk, Kecamatan Lowokwaru, Malang, saat didatangi TribunJatim.com, Minggu (2/4/2023).
Lokasi prank pocong yang berada di Jalan Gilimanuk, Kecamatan Lowokwaru, Malang, saat didatangi TribunJatim.com, Minggu (2/4/2023). (TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan)

Polisi segera menindaklanjuti aksi prank pocong di Malang, tepatnya yang terjadi di area sekitar Makam Samaan, Jalan Gilimanuk, Kecamatan Lowokwaru.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan mengatakan, pihaknya telah menerima adanya informasi terkait aksi prank pocong di Malang itu.

"Sudah disampaikan ke jajaran Polsek maupun Sat Samapta Polresta Malang Kota, guna mengantisipasi hal tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (2/4/2023).

Dirinya juga mengimbau kepada warga Kota Malang, khususnya para orang tua, untuk memberikan perhatian lebih dalam hal mengawasi anak-anaknya.

"Hal itu dilakukan, agar mereka tidak melakukan hal-hal ataupun perilaku yang dapat membuat warga masyarakat yang lain menjadi ketakutan, seperti contohnya prank pocong ini. Alangkah baiknya arahkan anak-anak untuk melakukan kegiatan yang positif, seperti memperbanyak ibadah di bulan Ramadan ini, baik di masjid maupun belajar di rumah," jelasnya.

Baca juga: Nasib Driver Ojol Diprank Bocah Nyamar Pocong di Malang, Niat Menasihati Malah Ditantang, Tolong

Baca juga: Viral Aksi Prank Pocong di Makam Samaan Malang, Motor Ojol yang Lewat Sampai Oleng: Khawatir

Hal senada juga diungkapkan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Deddy Catur.

"Tentunya, kami akan menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi, sekaligus mengecek keberadaan lokasi tepatnya prank pocong itu dilakukan. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, mengurangi keluar malam apabila tidak ada keperluan yang mendesak, serta jangan lupa berdoa sebelum berkendara. Apabila menemui peristiwa prank itu, segera lapor ke polisi melalui telepon atau melalui aplikasi Jogo Malang Presisi," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, media sosial di Kota Malang dihebohkan dengan adanya aksi prank (lelucon) yang dilakukan oleh sejumlah anak kecil di area sekitar Makam Samaan atau tepatnya di Jalan Gilimanuk, Kecamatan Lowokwaru, Malang.

Dalam video yang beredar, memperlihatkan mereka memakai kain sarung putih, lalu di bagian atasnya diikat menyerupai hantu pocong.

Baca selengkapnya 

2. Jelang Sahur, Belasan Orang Kepergok Hendak Buat Gaduh di Surabaya, Ada yang Nangis Saat Diamankan

Menjelang waktu sahur, belasan orang kepergok hendak membuat resah di Tambaksari, Surabaya, Minggu (2/4/2023).
Menjelang waktu sahur, belasan orang kepergok hendak membuat resah di Tambaksari, Surabaya, Minggu (2/4/2023). (Istimewa/TribunJatim.com)

Menjelang waktu sahur, belasan orang kepergok hendak membuat gaduh di Tambaksari, Surabaya, Minggu (2/4/2023).

18 orang itu diamankan jajaran Polsek Tambaksari saat menggelar Patroli Jogo Suroboyo.

12 orang di antaranya terciduk hendak mabuk di depan minimarket, sedangkan 5 anak laki-laki remaja kepergok berjalan sambil membawa celurit di depan salah satu kantor bank di kawasan Kapas Krampung.

Disinyalir 5 remaja itu hendak pergi tawuran.

Ada juga seorang pengamen yang ikut dijaring karena ketahuan bolak-balik berjalan di sekitar perkampungan belakangan Kantor Kelurahan Gading. Ketika diperiksa, ternyata dia mempunyai 23 butir pil koplo.

Baca juga: Kampung Tua di Surabaya Bersolek, Warga Berdaya, Ada yang Usulkan Kursus Bahasa Asing

Baca juga: BREAKING NEWS: Nenek dan Cucu di Surabaya Nyaris Terpanggang, Sigap Lari Keluar Rumah Sambil Gendong

Di polsek, belasan orang itu diintrogasi.

Terungkap 12 orang yang hendak mabuk di depan minimarket adalah warga asal Kenjeran, Surabaya. Salah seorang dari mereka ada yang janjian bertemu lalu patungan membeli minuman keras.

Penanganan ini membuat belasan orang itu ketar-ketir.

Mereka ingin sekali dilepas untuk pulang. Bahkan, si pengamen yang kedapatan membawa 23 butir pil koplo sampai menangis.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Ari Bayuaji mengatakan, 18 orang ini ditahan selama 24 jam.

Penanganannya berbeda-beda. Namun, inti dari pengamanan tersebut ialah menimbulkan efek jera.

"Untuk yang cukup umur kami kenakan tindak pidana ringan hingga sidang di pengadilan. Sedangkan, kalau yang remaja, walinya harus datang," pungkasnya.

Sebelumnya, sembilan orang remaja diamankan oleh aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Surabaya, karena terlibat perang sarung di dua lokasi berbeda, pada momen sahur, Sabtu (1/4/2023) dini hari.

Baca selengkapnya 

3. Suara Gemuruh Buat Penghuni Rumah di Banyuwangi Kaget, Genteng Pecah dan Berhamburan di Lantai

Bangunan dapur rumah warga di Banyuwangi yang ambruk akibat hujan disertai angin, Minggu (2/4/2023).
Bangunan dapur rumah warga di Banyuwangi yang ambruk akibat hujan disertai angin, Minggu (2/4/2023). (Istimewa/TribunJatim.com)

Akibat angin kencang, atap dapur rumah warga di Banyuwangi ambruk, Minggu (2/4/2023).

Bukan hanya atap, sebagian tembok juga turut rusak akibat kejadian itu. 

Dapur yang rusak itu berada di rumah Zainal Abidin, warga Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Sebelum kejadian ambruknya dapur, daerah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Hujan deras berlangsung hingga beberapa jam.

Baca juga: Warga Banyuwangi Diedukasi Bahaya Pinjol Ilegal, Diminta Tak Tergiur Syarat Mudah 

Baca juga: Jasad Pria Tanpa Identitas Tergeletak di Pantai Candrian Banyuwangi, Ombak Tinggi Sulitkan Evakuasi

Sementara angin kencang, kata dia, datang tiba-tiba hingga membuat penghuni rumah kaget saat mendengar suara gemuruh dari arah dapur.

"Derasnya hujan dan angin membuat dapur rumah roboh," kata Petugas Perbantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi wilayah Cluring, Erwan Aji Purnomo.

Erwan menjelaskan, ketika itu hujan deras terjadi merata di wilayah Banyuwangi selatan, termasuk Cluring dan sekitarnya.

Sebagain wilayah bahkan dilewati angin kencang.

Erwin menjelaskan, tak ada korban jiwa akibat dapur roboh tersebut.

Saat kejadian, tak ada penghuni rumah yang berada di lokasi.

Meski demikian, banyak perabot dapur milik Zainal yang rusak. Sebagian bahkan tak bisa digunakan.

Terlihat, hempasan angin dan hujan menyebabkan genteng-genteng pecah dan berhamburan di lantai dapur.

Begitu juga dengan kerangka atap serta plafon yang terbuat dari anyaman bambu.

Baca selengkapnya 

----

Berita Jatim dan berita seleb lainnya.

Informasi seputar berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved