Berita Viral
Mbah Slamet Dukun Jagal Doakan 12 Korban Pergi ke Jalan Benar, Istri Beber Keanehan: Kenal 1 Wanita
Mbah Slamet seorang dukun jagal di Banjarnegara yang membunuh 12 korban dan dikubur di kebun ternyata sudah dirasa aneh oleh sang istri.
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Mbah Slamet pembunuh berantai di Banjarnegara , Jawa Tengah itu memiliki prinsip aneh dalam hidupnya.
Keanehan itu terlihat dari jawabannya menanggapi tewasnya para korban.
Mbah Slamet Dukun Jagal ternyata menganggap saat ini 12 korbannya itu meninggal karena tidak berada di jalan yang benar.
Tersangka pembunuhan berantai 12 orang bermotif penggandaan uang, Mbak Slamet Tohari memberi pengakuannya terkait korban.
Mbah Slamet doakan 12 korban yang ia bunuh dan ia kubur secara keji di kebun miliknya itu dapat menemukan jalan terbaik.
Saat dihadirkan dalam perilisian di Polda Jateng, polisi memberikan kesempatan kepada Mbah Slamet Tohari untuk mengungkap kalimat pada para korban.
Mbah Slamet mengaku pertama kali membunuh pada tahun 2020, dan terakhir 2023.
Hanya saja ia mengaku lupa identitas dan lokasi korban dikuburkan.
"Sudah lama, orang itu yang saya bunuh jadi saya lupa namanya. Terakhir (dibunuh) Paryanto dari Sukabumi," kata Tohari alias Mbah Slamet.
Tamu yang datang dari beragam daerah, mulai dari Jawa hingga Tasikmalaya .
Baca juga: Pengakuan Istri Mbah Slamet Janggal? 25 Tahun Tak Tahu Suami Dukun Meski Terima Uang: Ditelantarakan
"Semua tamu yang ke rumah saya inginnya sugih (kaya)," katanya.
Padahal Mbah Slamet sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk mewujudkan keinginan tamunya.
"Saya gak bisa, sebenarnya saya cuma bohong, cuma karena dia sudah yakin tak suruh cari uang jadi mau," kata Mbah Slamet.
Mbah Slamet mendoakan agar korban dan keluarganya diberi jalan yang benar.
"Mudah-mudahan 12 korban itu udah ada di sana dikasih jalan yang bener," kata Mbah Slamet, dikutip TribunJatim.com dari Tribunnews.com
Keanehan yang ditunjukkan Mbah Slamet juga dirasakan oleh istrinya sendiri yang sudah lama tak melihat suaminya itu.
Tiba-tiba saja mendapat kabar bahwa suaminya itu menjadi pelaku pembunuhan berantai.
Dikutip TribunJatim dari Tribunnews.com , hal ini diungkapkan oleh istri Mbah Slamet, Seneh kepada wartawan.
Seneh dan Mbah Slamet sudah 25 tahun menikah.
Mereka awalnya tinggal di Desa Balun , Kecamatan Wanayasa , Kabupaten Banjarnegara , Jawa Tengah.
Namun satu tahun terakhir, Mbah Slamet jarang pulang.
Baca juga: Cerita Mbah Slamet, Sudah Menikah Empat Kali, Hidup Seorang Diri Di Gubuk Reot di Madiun
Kini Seneh lebih sering tinggal bersama anaknya yang masih berusia 14 tahun.
"Saya kurang tahu yah, gak pernah pulang. Waktu kejadian gak tau dimana. Waktu ketangkep juga saya gak tau, kan gak di sini," kata Seneh.
Menurut Seneh, sejak kenal perempuan ini Mbah Slamet jadi jarang pulang dan memilih hidup bersama selingkuhannya itu.
"Udah satu tahun semenjak pacaran, sudah setahun lebih lah, jarang pulang," katanya.
Mbah Slamet hanya sesekali pulang ke rumahnya.
Namun Seneh mengatakan tidak begitu peduli dengan perselingkuhan suaminya.
Beberapa kali pula ada tamu Mbah Slamet.
"Kadang ada tamu di sini, saya kasih minuman, makanan. Saya gak tau mereka bicarakan apa," kata Seneh.
Seneh tak mengungkap sebenarnya siapa perempuan yang dimaksud.
"Seringnya jalannya sama perempuan itu. Katanya (Mbah Slamet) sekarang ikut ke sana," kata Seneh.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan, tersangka akan diancam dengan pasal berlapis, yaitu penggelapan dan pembunuhan berencana.
"Pasal berlapis, penggelapan dan Pasal 340 dengan ancaman hukuman mati," kata Hendri.
Dalam kasus ini, polisi juga menetapkan Budi Santoso (32) alias Bodrex, warga Comal, Kabupaten Pemalang, sebagai tersangka.
Dia merupakan tangan kanan Mbah Slamet.
Hendri menjelaskan, Bodrex berperan mencari korban.
Bodrex mempromosikan kemampuan Mbah Slamet yang bisa menggandakan uang melalui Facebook.
" Mbah Slamet tidak punya kemampuan media sosial, makanya dibantu Bodrex," ujar Hendri.
Polisi mengungkapkan cara janggal dukun penggandaan uang Banjarnegara, Mbah Slamet Tohari, saat menguburkan ke-12 korban yang telah dibunuh.
Saat menguburkan para korban, si jagal pembunuh berantai berdarah dingin dari Wanayasa, Mbah Slamet menempatkan pasangan kekasih atau suami istri dalam satu lubang yang sama.
Hal ini dilakukan dukun pengganda uang Banjarnegara saat menguburkan jasad korban atas nama Mulyadi dan kekasihnya.
Diketahui, polisi sejauh ini telah menemukan 12 jasad dari berbagai liang berbeda dari area kebun milik tersangka.
Dua jasad telah teridentifikasi, sisanya masih polisi dalami.
Baca juga: Kekejian Mbah Slamet Dukun Pembunuh Berantai, Korban Dikubur 1 Lubang, Berasal dari Beragam Kota
"Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di kantornya,Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).
Berikut nomor liang dan asal korban yang dikuburkan
Para korban lainnya dipendam oleh tersangka, dibagi ke dalam beberapa liang.
Menurut pengakuan tersangka, korban Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1.
Satu warga asal Gunung Kidul laki-laki dikubur di liang nomor 2.
Dua warga Tasikmalaya laki-laki dan perempuan dikubur di liang nomor 3.
Dua warga Jakarta laki-laki dan perempuan dikubur liang nomor 4.
Dua warga Palembang atas nama saudara Mulyadi dikubur dalam satu liang bersama sang kekasih di liang nomor 5.
Dua warga Jogja dikubur di lubang yang sama di liang nomor 6.
"Tiap dua jenazah dikubur di lima liang berbeda. Sisanya ada di tiap satu liang," imbuh Kapolda.
Baca juga: Pengakuan Istri Mbah Slamet Janggal? 25 Tahun Tak Tahu Suami Dukun Meski Terima Uang: Ditelantarakan
12 belas jasad tersebut telah diperiksa oleh Tim Forensik Polda Jateng.
Selain dua mayat yang sudah terindentifikasi atas nama Paryanto dan Mulyadi, 10 mayat lainnya belum terindentifikasi.
Polisi sejauh ini baru bisa mendeteksi sembilan mayat lainnya, yakni enam laki-laki umur 40-50 tahun dan tiga perempuan umur 25-35 tahun.
"Di masing-masing liang didapati botol air mineral bekas."
"Secara medis mati lemas tidak ada unsur kekerasan," terang Kapolda.
Berita viral lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dukun-pengganda-uang-Banjarnegara-Tohari-alias-Mbah-Slamet.jpg)