Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

6 Tahun sebelum Aniaya Ken Admiral, Achiruddin Ternyata Pernah Pukuli Lansia Gegara Masalah Sepele

Achiruddin Hasibuan ternyata pernah pukuli lansia gegara masalah sepele, enam tahun sebelum aniaya Ken Admiral.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Enam tahun sebelum aniaya Ken Admiral, Achiruddin Hasibuan pernah pukuli lansia 

TRIBUNJATIM.COM - Enam tahun sebelum aniaya Ken Admiral, Achiruddin Hasibuan ternyata pernah pukuli lansia gegara masalah sepele.

Setelah viral kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Aditya Hasibuan, nama Achiruddin Hasibuan ikut terseret.

Kini kasus Achiruddin Hasibuan pukul lansia kembali diungkit.

Kasus tersebut terjadi pada tahun 2017 silam.

Baca juga: Siasat Busuk Achiruddin Minta Direkam Seolah Nasihati Anaknya Usai Aniaya Ken, Senjata Diarahkan

Diberitakan sebelumnya, anak perwira menengah Polri di Polda Sumut, Achiruddin Hasibuan, terekam menganiaya mahasiswa.

Mahaiswa yang kuliah di luar negeri bernama Ken Admiral tersebut dianiaya pada 22 Desember tahun 2022 lalu di Jalan Karya Dalam, Kecamatan Medan Helvetia.

Achiruddin Hasibuan bukannya menahan anaknya yang aniaya Ken Admiral, malah mengompori.

"Udah biarkan saja, jangan ada yang melerai, biar sama-sama puas," ucap Achiruddin Hasibuan.

"Sikutnya dek, judonya dek (bahasa Jepang untuk pukulan/kuncinya), kakinya dek, pukul sampai puas dia dek," ujar Achiruddin Hasibuan di video tersebut.

Atas kejadian ini, korban mengalami luka di tubuh dan wajahnya karena dihajar bertubi-tubi.

Polisi menyatakan Aditya Hasibuan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Kemudian Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Kini dia ditempatkan ditempat khusus di Bid Propam Polda Sumut.

"Karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik, yang bersangkutan akan kami tahan di tempat khusus," kata Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung.

Kini netizen menguliti Achiruddin Hasibuan yang terungkap pernah memukuli tukang parkir lansia pada tahun 2017 silam.

Pada tahun 2017 silam, Achiruddin Hasibuan pernah gebuki tukang parkir bernama Najirman (64) di satu restoran yang berada di Jalan H Adam Malik, Medan.

Saat itu Achiruddin Hasibuan masih menjabat sebagai Kasat Narkoba Polresta Deliserdang dan menyandang pangkat Kompol (Komisaris Polisi).

Penyebabnya pun sepele, Achiruddin Hasibuan tak terima ditegur lantaran salah parkir.

Atas kejadian ini, Najirman (64) pun dikabarkan sempat melaporkan kasus ini ke polisi.

Terkait kasus penganiyaan ini, Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Dudung mengaku belum mengetahui kasus ini.

Dirinya pun menyatakan belum menerima laporan.

"Yang 2017 belum kami terima laporannya," ucapnya.

Baca juga: Terungkap Alasan AKBP Achiruddin Hasibuan Biarkan Anaknya Aniaya Ken Admiral: Supaya Tuntas

Sementara itu ibu Ken Admiral, Elvi Indri Putri, membongkar kejadian di balik layar setelah penganiayaan tersebut.

Rupanya Achiruddin Hasibuan sempat mengajak Ken Admiral untuk masuk ke rumah.

Sementara kala itu Ken Admiral sudah dalam kondisi wajahnya berdarah-darah alias babak belur dianiaya Aditya Hasibuan.

"Pak Achiruddin arahkan anak saya sama kawan-kawannya masuk ke dalam rumah dulu, tapi senjata diarahkan tetap."

"Pada saat masuk ke rumah Achiruddin, Achiruddin meminta seseorang mengambil video," kata Elvi sembari menangis.

Video tersebut diambil seolah-olah Achiruddin Hasibuan sedang menasihati anaknya dan korban untuk tidak berkelahi.

"Di situ terlihat seolah-olah Pak Achiruddin menasihati anaknya, menasihati anak saya, 'Ngapain berantem hanya karena begini'," kata Elvi.

Elvi Indri (berjilbab) ibu kandung Ken Admiral korban penganiayaan saat ditemui di Polda Sumut, Selasa (25/4/2023). (TRIBUN MEDAN/EDWARD GILBERT MUNTHE)
Elvi Indri Putri (berjilbab) ibu Ken Admiral korban penganiayaan, saat ditemui di Polda Sumut, Selasa (25/4/2023). (TRIBUN MEDAN/EDWARD GILBERT MUNTHE)

Elvi menilai, hal itu hanyalah setting-an Achiruddin Hasibuan.

Menurutnya, jika memang Achiruddin Hasibuan peduli, lanjut Elvi, seharusnya sudah sejak awal melerai penganiayaan tersebut.

"Kalau emang niat baik, enggak akan dibiarkan anak saya lebih dari binatang dipijak di sana."

"Dia (Achiruddin Hasibuan) diam aja, (bagaimana) kalau anak saya meninggal?" kata Elvi tak kuasa menahan tangisnya.

Di dalam rumah, Ken Admiral diminta untuk makan nasi goreng terlebih dulu meski kondisinya sudah babak belur.

"Sesudah itu dia bilang udah ya damai ya, baru anak saja enggak mungkin kan bilang enggak."

"'Iya om' katanya, namanya Achiruddin polisi, takut," tandas Elvi.

Baca juga: SOSOK dan Harta Kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan, Perwira Polisi yang Diam Saja Anak Aniaya Pemuda

Sedangkan dalam video yang beredar, Achiruddin Hasibuan terlihat membawa senjata laras panjang saat kejadian.

Dudung menjelaskan, informasi tersebut masih akan didalami.

"Masih kita dalami apakah ada senjata atau tidak. Sekarang belum tahu kita, masih kita dalami," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Selasa (25/4/2023) malam, Achiruddin Hasibuan kembali dipanggil ke Polda Sumut.

"Malam ini yang bersangkutan kami panggil, dan kami tempatkan di tempat khusus dan apabila terbukti dan sudah terbukti."

"Beliau akan dievaluasi akan jabatan dan langsung dicopot," kata Dudung.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved