Berita Viral
Oknum Polisi di Deliserdang Digebuki Massa, Buntut dari Ulahnya Rampas Motor, Modus Libatkan Warga
Seorang oknum polisi digebuki massa. Itu merupakan buntut dari ulahnya yang rampas motor.
"Kita akan lakukan pemeriksaan atas pelanggaran, yang jelas mereka melanggar kita berikan sanksi," tegas Tomi.
Lebih lanjut, dikatakannya selama ini tiga anak buahnya itu tidak pernah berurusan dengan Propam.
"Selama ini kita lihat tidak ada, dengan kejadian itu kita tahu bahwa dia telah melakukan pelanggaran," pungkasnya.
Lima orang pria yang sebelumnya mengaku anggota Polda Sumut dan berusaha merampok warga ternyata tiga diantaranya bertugas di Polrestabes Medan.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, saat ini tiga pria yang dituding hendak merampok warga itu sudah diamankan di Polrestabes Medan.
"Info terakhir sudah ditangkap, dan ada oknum anggota yang terlibat tiga orang, Polrestabes Medan," kata Hadi, Jumat (7/20/2022).
Hadi mengatakan, saat ini pelaku upaya perampokan sepeda motor modus Cash On Delivery (COD) di Jalan Gatot Subroto itu masih diperiksa Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Peristiwa pengeroyokan massa juga terjadi di tempat lain.
Tepatnya terjadi di Lamongan.
Belum menikmati hasil curian, maling bernama Abdul Aziz (43) asal Kelurahan Gunungmas, Kecamatan Kupang Teba, Bandar Lampung babak belur dihajar warga yang memergoki aksinya.
Pelaku hendak mencuri motor di Dusun Sumuran, Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran, Lamongan.
"Ada dua pelaku yang ketahuan akan mengambil sepeda motor di Sumurgayam, " ujar Kapolsek Paciran, Iptu Achmad Purnomo, Jumat (19/5/2023).
Saat itu, pemilik langsung berteriak minta tolong. Lalu warga berdatangan dan mengejar pelaku.
Ada satu yang berhasil ditangkap dan maling dimassa warga, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur.
Pelaku pencurian Abdul Aziz (43), kala itu, ia beraksi bersama satu temannya yang berasal dari Manyar Gresik, namun pelaku asal Gresik berhasil kabur dari kejaran warga.
Informasi yang dihimpun, pelaku kepergok saat melancarkan aksinya pada Kamis (18/5/2023) sore, di depan warung korban bernama Ahmad Bukhori, seorang penjual ikan bakar asal Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran.
Kala itu, dua pelaku yang sebelumnya berboncengan menaiki sepeda motor, tiba-tiba keduanya berhenti dan menyatroni warung korban berniat mencuri sepeda motor korban yang diparkir di depan warungnya.
Upaya percobaan pencurian dibarengi pelaku berencana kabur.
Nahas, aksi kedua pelaku ini dipergoki korban dan spontan berteriak meminta tolong kepada warga sembari teriak. "Maling, maling, maling, " teriak Bukhori.
Warga di sekitar warung bergegas mengejar pelaku dan menghajarnya hingga babak belur. Warga mengaku geram dengan pelaku lantaran aksinya dinilai sangat meresahkan.
Kemarahan warga dipicu dalam beberapa bulan terakhir juga telah beberapa kali terjadi pencurian di Kecamatan Paciran.
Beruntung pelaku berhasil diamankan polisi yang datang ke TKP.
Hasil pemeriksaan, menurut Purnomo, ditemukan fakta jika pelaku sebelumnya telah melakukan aksi serupa dan berhasil menggondol sepeda motor Vario bernopol W 6578 MU milik warga di Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Sepeda motor yang dipakai pelaku saat hendak mencuri di Sumurgayam ternyata adalah hasil mencuri di Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Gresik, yang kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis kemarin.
Pelaku yang babak belur beserta barang bukti sepeda motor hasil curiannya itu kini sudah dibawa ke Polsek Dukun, Gresik.
"Pelaku dan barang bukti kami serahkan ke Polsek Dukun Gresik sesuai TKP pertama, " katanya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Brigadir-MAL-anak-buah-Kapolrestabes-Medan-ketahuan-melakukan-aksi.jpg)