Berita Terpopuler

TERPOPULER BOLA: Gresik United Tunggu Jadwal Liga 2 - Suporter Tim Lawan Persebaya Dilarang Datang

Berita bola terpopuler hari ini, Minggu (4/6/2023). Gresik United pilih tunggu jadwal resmi Liga 2 - pendukung tim tamu Persebaya tak boleh datang.

Editor: Olga Mardianita
Kolase TribunJatim.com
Berita bola terpopuler hari ini, Minggu (4/6/2023). 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah kabar seputar sepakbola yang menarik perhatian pembaca TribunJatim.com

Tiga kabar tersebut terangkum ke dalam berita bola terpopuler hari ini, Minggu (4/6/2023).

Seluruh berita bola terpopuler kali ini membahas klub-klub besar Jawa Timur yang tergabung pada Liga 1 dan Liga 2.

Pertama adalah kabar dari Gresik United yang memilih menunggu jadwal resmi Liga 2 sebelum bersiap-siap.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Siswi SMA Bakar 1 Asrama Sekolah - Jemaah Haji Sudah Naik Pesawat Minta Turun

Baca juga: TERPOPULER JATIM: Pria Ngawi Bawa Arak Nyamar Pakai Hijab - Kebakaran Rumah Mewah di Ponorogo

Hal tersebut dilakukan lantaran Gresik United tak ingin kembali di-prank.

Sebelumnya, Gresik United pernah kecewa atas pembatalan Liga 2 2022/2023.

Arema FC menjadi subjek kedua di berita bola terpopuler hari ini.

Pelatih Singo Edan, Joko Susilo, mengabarkan status para pemain anyar.

Meski sudah dikontrak, Joko Susilo menegaskan mereka bisa saja dilepas malam ini.

Terakhri, Persebaya menanggapi keputusan PT LIB untuk tak menghadirkan suporter tim lawan di kompetisi musim ini.

Kompetisi tersebut diketahui bertujuan menentukan wakil Indonesia pada slot play-off AFC Champion League 2023/2024.

Lebih lanjut, simak berita bola terpopuler hari ini, Minggu 4 Juni 2023, di bawah ini!

1. Tak Mau Kena Prank, Gresik United Tunggu Jadwal Resmi Liga 2 sebelum Gelar Persiapan

Pemain Gresik United bersiap menggelar latihan 2023.
Pemain Gresik United bersiap menggelar latihan 2023. (Istimewa/TribunJatim.com)

Gresik United memilih menunggu kepastian draft jadwal Liga 2, baru kemudian menggelar persiapan.

Hal ini bukanlah tanpa alasan.

Media Officer Gresik United, Deni Ali Setiono mengaku tak ingin kembali kena prank.

Gresik United ingin kepastian dari pengelola liga.

Jika draft jadwal pertandingan sudah diterima, artinya Liga 2 benar-benar digelar.

"Kalau draft jadwal pertandingan Liga 2 sudah keluar, kami akan menggelar persiapan. Kami butuh kepastian, takutnya kayak kemarin, katanya Liga 2 lanjut, kami sudah persiapan tidak membubarkan tim, ternyata tidak lanjut," ucapnya, Minggu (4/6/2023).

Baca juga: Skuad Gresik United Komplet, Tinggal Tunggu Pemain Eks Liga 1

Baca juga: Mantan CEO klub Liga 2 Maju Pileg 2024

Deni, sapaan akrabnya, mengatakan, untuk menjaga kondisi tim, para pemain yang telah diikat kontrak untuk Liga 2 musim depan diberi tugas.

Mereka harus menjaga kondisi fisik selama ini.

"Agar saat latihan perdana dimulai, kondisi fisiknya tidak jeblok," imbuhnya.

Gresik United telah mengontrak kurang lebih 24 pemain.

Terdiri dari 18 pemain musim lalu yang dipertahankan, dan enam pemain baru.

Meski begitu, Laskar Joko Samudro masih mengincar beberapa pemain senior yang pernah bermain di Liga 1.

Baca selengkapnya

2. Meski Sudah Dikontrak, Nasib Pemain Arema FC Belum Aman, Joko Susilo: Bisa Lepas Malam Ini

Pemain Arema FC, Flabio Soares (kanan) berebut bola dengan pesepak bola tim Porprov Kabupaten Sidoarjo di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2023). Arema FC berhasil mengalahkan Tim Porprov Kabupaten Sidoarjo dengan skor 5-0.
Pemain Arema FC, Flabio Soares (kanan) berebut bola dengan pesepak bola tim Porprov Kabupaten Sidoarjo di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2023). Arema FC berhasil mengalahkan Tim Porprov Kabupaten Sidoarjo dengan skor 5-0. (Tribun Jatim Network/Purwanto)

Arema FC tampak begitu serius dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2023/2024.

Selain mengawali latihan dibandingkan kontestan tim Liga 1 lainnya, Arema FC juga cukup selektif dalam mendatangkan sejumlah pemain.

Bahkan, Pelatih Arema FC, Joko Susilo juga sempat mengatakan, nasib pemain Arema FC belum tentu aman meski telah dikontrak.

"Kami selalu berbicara soal kualitas. Makanya kami sampaikan kepada mereka (pemain) ini tidak aman semuanya. Meskipun apapun status dia, dikontrak atau belum, tidak aman semuanya. Kami berlakukan seperti itu," ucapnya.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu menambahkan, dirinya bersama jajaran tim pelatih Arema FC bersikap profesional dalam menilai pemain.

Begitu juga dalam mendatangkan pemain baru di musim ini. 

Singo Edan, julukan Arema FC, dalam bursa transfer musim ini memang jor-joran dalam mendatangkan pemain.

Perombakan pemain pun dilakukan oleh Singo Edan, setelah meraih hasil minor pada musim lalu.

Seperti melepas seluruh pemain asing, hingga mempertahankan pemain asli Malang yang telah memahami karakter sepak bola Malang.

Baca juga: Slot Kuota Pemain Asing Asean, Arema FC Dapat Tawaran Pemain dari Singapura dan Brunei Darussalam

Baca juga: Arema FC Siapkan Kejutan di Jersey Away Musim 2023/2024

"Tidak amannya itu kalau sewaktu-waktu tidak memenuhi kriteria kami, ya selesai. Bisa lepas malam ini, besok juga. Semuanya harus begitu, pelatih juga begitu, sama," terangnya.

Sementara itu, berbicara soal kualitas pemain, tim pelatih Arema FC, I Putu Gede sempat mengatakan bahwa dirinya menjujung profesionalitas dalam melatih.

Pemain yang telah bekerja keras dalam latihan maupun saat pertandingan akan menjadi nilai plus tersendiri.

"Semua itu muaranya di latihan. Kalau di latihan mereka (pemain) mau kerja keras, pasti akan mendapatkan hasil maksimal. Itu ada poin tersendiri. Gak peduli itu pemain lama atau pemain baru, semua harus profesional," ujarnya.

Sejak Putu menangani Arema FC, memang terlihat ada sejumlah perbedaan dari pola latihan yang diterapkan.

Para pemain Arema FC tampak begitu serius dalam menjalani program latihan.

Baca selengkapnya

3. Persebaya Tanggapi Soal Larangan Kedatangan Suporter Tim Tamu di Kompetisi Musim Ini

Selebrasi Ferdinand Sinaga usai cetak gol debut untuk Persebaya - Suasana pertandingan Persebaya Surabaya menjamu Bali United pada Friendly Match 730 Surabaya Game yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (28/5/2023). Pada pertandingan yang berakhir 3-1 untuk Persebaya ini dihadiri Walikota Surabaya Eri Cahyadi, juga diisi dengan pengundian berhadiah Mobil, Motor dan uang tunai.
Selebrasi Ferdinand Sinaga usai cetak gol debut untuk Persebaya - Suasana pertandingan Persebaya Surabaya menjamu Bali United pada Friendly Match 730 Surabaya Game yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (28/5/2023). Pada pertandingan yang berakhir 3-1 untuk Persebaya ini dihadiri Walikota Surabaya Eri Cahyadi, juga diisi dengan pengundian berhadiah Mobil, Motor dan uang tunai. (Tribun Jatim Network/Habibur Rohman)

Manajemen Persebaya Surabaya memberi respons tentang aturan terbaru dari PT LIB terkait larangan kehadiran suporter tamu dalam kompetisi mendatang.

Aturan ini dikeluarkan PT LIB jelang laga play off antara Bali United vs PSM Makassar untuk penentuan wakil Indonesia pada slot play off AFC Champion League 2023/2024.

Dalam surat yang dibuat PT LIB tertanggal 2 Juni 2023, larangan kehadiran suporter tamu diberlakukan dalam masa transisi transformasi sepak bola nasional.

Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri menilai, aturan ini diberlakukan PT LIB sebagai upaya memajukan sepak bola Tanah Air dengan mempertimbangkan segala kemungkinan.

"Kami Persebaya intinya mendukung sepak bola nasional ini semakin maju, dan mungkin salah satu langkahnya adalah sementara waktu ini tidak adanya kuota suporter lawan, mungkin itu dulu," kata Yahya Alkatiri, Minggu (4/6/2023).

"Sehingga setelah semuanya clear, baru ke step (langkah) selanjutnya sudah bisa ada suporter tim tamu, itu insyaallah akan lebih dekat nanti," tambahnya.

Baca juga: Respons Ripal Wahyudi Usai Tuai Pujian dari Pelatih Persebaya, Dijuluki Aji Santoso: Si Jabrik

Baca juga: Song Ui-Young Ungkap Alasan Terima Pinangan Persebaya

Yahya mengaku yakin dengan apa yang dilakukan PT LIB musim ini, apalagi sejauh ini terus menunjukkan langkah-langkah positif untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Satu yang mulai terlihat adalah soal jadwal kompetisi yang lebih teratur dari musim-musim sebelumnya. Rata-rata laga dimainkan saat weekend dengan rentang seminggu sekali, tidak ada laga digelar terlalu malam, paling utama jadwal kompetisi tidak berbenturan dengan jadwal timnas.

"Mungkin ini akan terus dievaluasi sama LIB, kami ada harapan dengan LIB yang baru ini, karena saat ini semua sudah tertata agak rapi, mulai rapi," ucapnya.

"Tinggal sekarang kita mungkin step-step ini dijalani dulu, sehingga ke depan akan lebih bagus lagi," pungkasnya.

Baca selengkapnya 

----

Informasi seputar berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Berita Jatim dan berita bola lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved