Berita Jatim
Hanya karena Kaus, Tukang Las di Gresik Dihajar Anggota Perguruan Silat, Kondisi Memprihatinkan
Seorang tukang las di Gresik bernasib pilu. Dia dikeroyok anggota peruguan silat hanya mengenakan sebuah kaus.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang tukang las di Gresik bernasib pilu.
Dia dikeroyok anggota perguruan silat hanya mengenakan sebuah kaus.
Kaus yang dikenakannya merupakan kaus perguruan silat yang berbeda dengan para pelaku.
Korban mengalami luka di kepala dan sekujur tubuh usai dipukuli oleh perguruan silat lain yang sedang konvoi.
Korban diketahui berinisial KM. Berusia 20 tahun warga Surabaya.
Korban sehari-hari bekerja sebagai tukang las di bengkel las yang berada di Jalan Raya Cerme, Kabupaten Gresik pada Minggu (4/6/2023) siang.
Saat itu, korban sedang istirahat dengan membeli es di warung yang berada di sebelah bengkel. Kemudian ada konvoi perguruan silat yang melintas menuju arah selatan.
Kemudian dua pesilat mendatangi korban.
Baca juga: BREAKING NEWS - Siswa Perguruan Silat di Banyuwangi Tewas, Sempat Pamit Ikut Ujian Kenaikan Sabuk
Mereka meminta korban melepas kaos perguruan silat yang berasal dari padepokan lain itu.
Korban sempat menolak.
Kedua pendekar itu langsung melayangkan bogem mentah kepada korban. Rombongan pesilat kemudian menghampiri warung kopi dan ramai-ramai mengeroyok korban.
"Saya tidak bisa lepas baju karena dikeroyok, untung pemilik warung menolong saya," kata KM.
KM juga dipukul menggunakan gelas dan keramik meja. Korban mengalami luka di bagian kepala dan sekujur tubuhnya.
Pemilik warung AS, mengaku sempat kena pukulan saat menyelamatkan KM dari para pendekar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-bullying-ilustrasi-perundungan-ilustrasi-pengeroyokan.jpg)