Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Arti Kata

Arti Kata Wir atau Jawir, Istilah Bahasa Daerah Punya Makna Negatif, Hati-Hati saat Menggunakan!

Apa arti kata wir atau jawir yang ramai digunakan di media sosial? Ternyata, isitlah ini punya makna negatif. Yuk, simak!

Editor: Olga Mardianita
Freepik.com
Ilustrasi arti kata wir atau jawir di media sosial. 

TRIBUNJATIM.COM - Tentu kita perlu bijak dalam bermain media sosial, salah satunya mengetahui istilah-istilah yang tak layak dilontarkan.

Jawir atau wir merupakan satu dari sekian istilah yang tak boleh sembarangan digunakan saat berinteraksi dengan orang-orang.

Pasalnya, isitlah dari bahasa Jawa ini ternyata memiliki makna negatif.

Lantas, apa arti kata wir atau jawir?

Yuk, simak penjelasannya di sini!

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Wanita Pimpin Salat Makmum Pria - Anak 11 Tahun Di-bully Hingga Tak Bisa Duduk

Informasi seputar berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Arti kata wir atau jawir

Jadi apa arti kata wir atau jawir sebenarnya?

Wir merupakan singkatan dari Jawir yang memiliki arti jawa ireng (Jawa Hitam).

Mengutip berbagai sumber, istilah Jawir ini sangat populer pada tahun 80 hingga 90-an.

Di tahun-tahun tersebut istilah tersebut banyak dipakai oleh kalangan tertentu.

Istilah Jawir mulanya berasal dari kata “Jawi” yang dulunya merupakan nama asli Jawa.

Namun, pada akhirnya berubah untuk memberi julukan kepada orang yang berasal dari Jawa.

Orang-orang tersebut biasanya masih berbicara khas logat Jawa tetapi sok memakai bahasa gaul Jakarta.

Jadi, kata itu merupakan singkatan dari Jawa Ireng.

Baca juga: Arti Kata Sefrekuensi, Istilah Gaul Viral, Berkaitan dengan Kedekatan, Simak Ciri Pasangan Tak Cocok

Ilustrasi wanita
Ilustrasi wanita (freepik.com)

Biasanya, istilah ini dijadikan panggilan untuk seseorang dari jawa yang berbicara dengan logat kental jawa atau medok.

Beberapa menggunakan istilah ini sebagai umpatan sebuah kekesalan kepada orang jawa asli yang berbicara medok tapi perilakunya yang menyebalakna.

Demikian arti Jawir atau apa itu Jawir dalam bahasa gaul.

Apa Arti Pareidolia, Istilah Viral di TikTok? Ternyata Ada Sangkut Pautnya dengan Psikologis

Pasti banyak Tribunners yang familiar dengan kata Pareidolia yang viral di TikTok ini.

Kata ini juga kerap dijumpai di berbagai media sosial lainnya seperti di Facebook hingga Twitter.

Ternyata kata tersebut menjadi sebutan dalam segi psikologis.

Lalu apa arti dari kata viral Pareidolia ini?

Mengenal apa itu Pareidolia, kondisi melihat sosok atau wajah manusia pada benda mati.

Kata Pareidolia saat ini menjadi trending topik karena sering dibahas di beberapa platform media sosial seperti TikTok hingga Instagram.

Namun apa arti kata Pareidolia serta apakah Pareidolia berbahaya bagi kesehatan manusia? simak uraiannya berikut ini.

Pernahkah anda melihat benda mati seperti rumah, awan, bangunan, lubang stop kontak hingga biskuit menunjukkan sosok atau wajah manusia?

Baca juga: Arti Kata Skena, Bahasa Gaul yang Viral di TikTok, Ternyata Bukan Singkatan dari Skenario

Ini Arti Kata Pareidolia yang Viral, Kondisi Melihat Sosok atau Wajah Manusia Pada Benda Mati
Ini Arti Kata Pareidolia yang Viral, Kondisi Melihat Sosok atau Wajah Manusia Pada Benda Mati (Kompas.com)

Jika pernah, maka anda tengah merasakan kondisi Pareidolia yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Dikutip dari Kompas.com bahwa arti kata Pareidolia merupakan fenomena psikologis yang menyebabkan seseorang mampu mengenali suatu bentuk atau pola tertentu.

Bentuk atau pola tersebut biasanya berupa wajah atau sosok manusia yang sebenarnya adalah benda mati.

Jika dikaji dalam dunia Psikologi, Pareidolia merupakan sebuah ilusi parsial dan terjadi dalam kondisi pencahayaan rendah.

Sedangkan dalam kajian neuropatologi, kondisi Pareidolia tidak disengaja dan merupakan fenomena acak.

Baca juga: Arti Kata Opet, Istilah Gaul dari Kartun Upin Ipin, Tak Boleh Sembarang Disebutkan ke Orang Lain

Baca juga: Arti Kata Bromance, Istilah Gaul Kerap Dipopulerkan Drakor, Deskripsikan Hubungan Dekat Sesama Pria?

Otak manusia secara otomatis menggunakan pengetahuan bawan dan data yang dikumpulkan dari pengalaman sebelumnya.

Hal ini untuk mengisi bagian yang hilang, sehingga menghasilkan interpretasi lengkap yang menghasilkan gambar yang koheren.

Meski belum diketahui secara pasti penyebab dari kondisi Pareidolia, namun menurut menurut studi yang dirilis oleh Cell Press Journal pada tahun 2017 menyebutkan bahwa Pareidolia berkaitan dengan cara kerja otak dalam memproses rangsangan visual.

Lantas apakah Pareidolia berbahaya?

Meski pada beberapa orang, otak mereka memiliki kecenderungan untuk langsung memproses suatu benda mayi menjadi bagian wajah tertentu.

Namun Pareidolia tidak selalu menjadi kondisi yang berbahaya, kondisi ini normal terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja.

----

Artikel ini telah ditayangkan di TribunTrends.com

Berita Jatim dan arti kata lainnya.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved