Gempa Guncang Pacitan

Usai Pacitan Diguncang Gempa Magnitudo 5,7, Terjadi Empat Kali Gempa Susulan

Usai Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi magnitudo 5,7 pada Minggu (23/7/2023) malam, terjadi beberapa kali gempa susulan.

Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Pramita Kusumaningrum
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko mengatakan, usai Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi magnitudo 5,7 pada Minggu (23/7/2023) malam, terjadi beberapa kali gempa susulan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Usai Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi magnitudo 5,7 pada Minggu (23/7/2023) malam, terjadi beberapa kali gempa susulan.

Sedikitnya, ada empat gempa susulan yang terjadi di kota 1001 Goa ini.

“Dalam catatan kami, ada empat kali guncangan susulan. Tetapi memang berskala kecil, tidak sebesar yang pertama,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko, Senin (24/7/2023) siang.

Catatan itu adalah gempa susulan pertama terjadi pada pukul 19.42 WIB dengan magnitudo 3,2 yang berjarak pada 65 kilometer barat daya Pacitan dengan kedalaman 35 kilometer.

Kemudian pada pukul 08.10 WIB, kembali terjadi guncangan dengan kekuatan 3,1 SR dan 2,7 SR pada pukul 09.45 WIB. 

Tak sampai di situ, pada pukul 11.01 WIB kembali terjadi guncangan gempa bumi dengan magnitudo 4,2.

“Kalau guncangannya kecil. Jadi ada warga yang terasa ada yang tidak,” kata mantan Camat Tegalombo ini.

Menurutnya, karakter gempa di Pacitan memang demikian. Hampir di setiap ada gempa yang kekuatannya cukup besar, kemudian disusul dengan gempa berskala kecil.

“Meski guncangan gempa yang terjadi pada Minggu malam cukup besar. Juga ditambah dengan beberapa kali gempa susulan, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan,” jelasnya.

Baca juga: Cerita Warga yang Panik Saat Rasakan Gempa di Pacitan: Lindungi Kami Ya Allah

Meski begitu, Erwin Andriatmoko tetap mengimbau warga untuk waspada. Tetap mengutamakan keselamatan, mengingat gempa bumi tidak bisa diprediksi kedatangannya.

"Jadi kesiapsiagaan harus dibudayakan oleh masyarakat sebagai upaya pengurangan risiko bencana,” bebernya.

Dia menjelaskan, warga Pacitan harus sadar Pacitan masuk jalur cincin api pasifik (ring of fire).

“Artinya dengan kerawanan bencana gempa bumi cukup tinggi," pungkas Erwin Andriatmoko.

Baca juga: Gempa di Pacitan Terasa Sampai Ponorogo, Pembeli Supermarket Berhamburan

Sebelumnya, terjadi gempa berkekuatan magnitudo 5,7 terpusat di Kabupaten Pacitan, Minggu (23/7/2023) malam.

Berdasarkan laman resmi BMKG di akun Twitter, menyebutkan gempa tersebut terjadi di kedalaman 10 km.

Pusat gempa berada di koordinator 8.49 LS-110.04 BT (pusat gempa berada di laut 84 km barat daya Pacitan-Jatim).

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved