Berita Madura

Pasca Mutasi ASN, Bupati Sumenep Minta Kepala OPD Rajin Turun ke Bawah: Harus Proaktif

Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsoyudo menekankan pentingnya setiap kepala OPD untuk rajin turun ke bawah melihat potensi.

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/ALI SYAHBANA
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsoyudo saat sidak ke penyebrangan Pelabuhan Talango - Kalianget. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana

 

TRIBUNMADURA.CO, SUMENEP - Pasca mutasi 5 kepala OPD beberapa hari yang lalu, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsoyudo menekankan pentingnya setiap kepala OPD untuk rajin turun ke bawah melihat potensi, persoalan yang sedang dan akan dihadapi masyarakat.

Menurutnya, setiap kepala OPD jangan hanya duduk diam di mejanya masing-masing menunggu laporan dari bawahan.

Sehingga pada akhirnya akan terus menyuburkan budaya Asal Bapak Senang (ABS).

Baca juga: Inginkan Pemilu Damai, Santrine Abah Ganjar Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Sumenep

"Jadi saya tekankan disini, setiap kepala OPD itu harus proaktif turun ke masyarakat. Jangan hanya ketika ada persoalan (seperti kemacetan talango) baru semuanya panik dan laporan ke- saya. Jangan lagi seperti ini, harus rajin turun ke bawah," tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini pada Tribun Jatim Network, Senin (31/7/2023).

Ahmad Fauzi yang akrab disapa Cak Fauzi ini menginginkan, agar kultur birokrasi dapat tumbuh dan berkembang dengan sistem yang baik dan berbasis pada core values ASN Berakhlak, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

"Core values ASN itu agar benar-benar diperhatikan. Saya pikir itu selaras dan senafas dengan motto Bismillah Melayani. Saya menginginkan ASN mengindahkannya," tuturnya.

Baca juga: Penampakan Toilet SD di Sumenep Seharga Setengah Miliar, Disdik: Ada Kloset Duduk dan Penampung Air

Kepekaan setiap aparatur pemerintahan lanjut Mantan Wakil Bupati Sumenep ini, akan menentukan akurasi perumusan kebijakan program prioritas. Termasuk alokasi anggarannya dalam R-APBD setiap tahun.

"Saat ini momentum yang tepat, ASN ini harus peka. Apalagi pembahasan KUA PPAS APBD 2024 akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, sehingga diperlukan masukan yang sahih sebagai kerangka dasar penyusunan APBD," pintanya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved