Fans Persepon Ponorogo Gelar Aksi

Didemo Fans Persepon Soal Belum Daftar Liga 3, Askab PSSI Ponorogo Buka Suara

Assosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ponorogo menjawab salah datu tuntutan perihal pendaftaran liga 3 tahun 2024z

Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Pramita Kusumaningrum
Fans Persepon yang menggelar aksi ditemui oleh Ketua Askab Ponorogo, Rizal Akbar (baju merah) pada Selasa (22/8/23). 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Assosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ponorogo menjawab salah satu tuntutan dari aksi fans Persepon soal pendaftaran Liga 3 2023/2024.

“Pertanyaan mereka sudah kami lakukan. Seperti pendaftaran Liga 3 itu. Memang saat ini belum dibuka pendaftaran. Mereka ada info sudah ternyata belum,” ujar ketua Askab PSSI Ponorogo, Rizal Akbar, Selasa (22/8/2023),

Dia mengklaim bahwa ada miss komunikasi. Dengan adanya demo ini, menjadikan pembelajaran. Sehingga harus dilakukan komunikasi antara suporter dengan pengurus Askab PSSI Kabupaten Ponorogo.

“Biar kita (Askab PSSI Ponorogo) saling komunikasi suporter lebih bagus, lebih baik. Sehingga tidak ada kejadian seperti ini (Demo),” kata Rizal seusai menemui pendemo.

Menurutnya, pendaftaran liga tiga 2023 belum dimulai. Pendaftran liga tiga dilakukan pada akhir September atau awal Oktober. Kemudian mulai bertanding pada akhir Oktober ke awal November.

“Teman-teman (suporter) miss komunikasi. Persepon sudah pasti mendaftarkan diri ke Liga 3,” klaim Rizal kepada media.

Baca juga: BREAKING NEWS: Fans Persepon Ponorogo Gelar Aksi, Bawa Spanduk "Konser Terus, Balbalan Ora Diurus"

Dia juga mengklaim bahwa pemain Persepon nantinya akan diisi pemain lokal. Sudah dilakukan pembinaan berjenjang, baik U-15, U-17, U-20 maupun U-21.

“Sehingga kami tidak bingung pemain. Tidak perlu mencari pemain luar. Orang lokal main Persepon di Liga 3,” tegas Rizal.

Dia menjelaskan Persepon adalah profesional. Sehingga Pemkab Ponorogo sendiri secara aturan tidak boleh menganggarkan dana.

“Ini adalah PR kami (Askab PSSI Ponorogo) mengumpulkan sponsor. Satu kali turnamen memerlukan minimal Rp 500 juta sampai Rp 1 Miliar,” urainya.

Dana sebesar tersebut, diyakini bisa meloloskan Persepon ke 16 besar. Karena keperluan yang dikeluarkan sangat banyak.

Baca juga: Geruduk Kantor Pemkab Ponorogo, Fans Persepon Suarakan 4 Tuntutan

“Anggaran kami samakan tahun lalu. Intinya kita hemat. Dana terkumpul sudah 50 persen. intinya kami akan bertanding  pada liga tiga dan sudah ada gambaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ratusan pendemo mengaku dari alisiansi Fans Persatuan Sepak Bola Ponorogo (Persepon) menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Selasa (22/8/2023).

Para pendemo itu menggunakan baju serba hitam. Berbagai spanduk juga dibawa oleh para pendemo. Spanduk tersebut bertuliskan macam-macam berhubungan dengan hidupnya Persepon di bumi reog.

“Selamatkan Persepon,” “Sepak Bola Adalah Alat Perjuangan,” “Klubnya tak peduli, suporternya berjuang sendiri,” “Konser Terus, Bal-bal an ora diurus (Sepakbola tidak diurus),” dan lain-lain

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved