KPK OTT Bupati Tulungagung
Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK, Pemprov Jatim Buka Suara: Kami Turut Prihatin
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) yang kembali menjerat kepala daerah di Jawa Timur.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan keprihatinan atas OTT yang menjerat Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo.
- Pemprov menghormati proses hukum dan mengimbau publik tidak berspekulasi, sambil menunggu penetapan status hukum dari KPK dalam waktu 1x24 jam.
- Peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat penting untuk memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) yang kembali menjerat kepala daerah di Jawa Timur.
Sebagaimana diketahui, KPK baru saja melakukan OTT pada Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo, Jumat (11/4/2026) malam.
Kepala Biro Hukum Pemprov Jatim, Adi Sarono, menyatakan bahwa pihaknya baru mengetahui kabar OTT terhadap Gatot Sunu Wibowo dari pemberitaan media pada pagi hari ini.
“Saya mengikuti dan mendapat info akan hal ini dari media massa tadi pagi. Tentunya kami turut prihatin akan hal ini dan penting untuk menunggu perkembangan status hukum dari KPK dalam 24 jam ke depan,” ujar Adi Sarono, saat dikonfirmasi Tribun Jatim Network, Sabtu (11/4/2026).
Ia menegaskan, Pemprov Jawa Timur menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan mengajak semua pihak untuk tidak berspekulasi sebelum ada penetapan resmi terkait status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Baca juga: Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK, Gerindra Jatim Sebut Sunu Belum Kader Meski Ikut Mengusung
Pemprov Jatim juga menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, khususnya di lingkungan pemerintah daerah.
Diketahui, hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk kemudian menyampaikan hasil pemeriksaan sebagai nasib para pejabat yang diamankan.
Sebagaimana diberitakan, total ada sebanyak 12 orang yang diamankan di lokasi berbeda di wilayah Tulungagung. Setelah itu, tim KPK bergerak mengamankan Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo, untuk dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung dan publik menunggu pengumuman resmi dari KPK terkait konstruksi perkara dan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
KPK OTT Bupati Tulungagung
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo
Tulungagung
TribunJatim.com
berita Tulungagung terkini
RunningNews
ViralLokal
| Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK, Gerindra Jatim Sebut Sunu Belum Kader Meski Ikut Mengusung |
|
|---|
| Daftar 12 Pejabat Pemkab Tulungagung yang Diangkut Pakai Bis usai Diubrak-abrik KPK di Mapolres |
|
|---|
| Duduk Perkara Kasus yang Menjerat Bupati Tulungagung, 12 Pejabat Ikut Digaruk ke Jakarta Pakai Bus |
|
|---|
| KPK OTT Bupati Tulungagung, Daftar 12 Pejabat yang Diangkut KPK ke Jakarta, Adik Bupati Termasuk |
|
|---|
| OTT Bupati Tulungagung, Ada 15 Pejabat yang Diperiksa KPK di Polres, Siapa Saja? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mobil-personel-Komisi-Pemberantasan-Korupsi-tiba-di-Polres-Tulungagung.jpg)