Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Persebaya Surabaya

Surati PT LIB, Manajemen Persebaya Ajukan Uston Nawawi Sebagai Pelatih Kepala

Manajemen Persebaya tetap memprioritaskan Uston Nawawi, pelatih kartekernya menjadi pelatih kepala.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Persebaya
Pelatih Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi saat jumpa pers jelang laga Bhayangkara FC vs Persebaya di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi, Senin (7/8/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Manajemen Persebaya tetap memprioritaskan Uston Nawawi, pelatih kartekernya menjadi pelatih kepala.

Upaya manajemen terganjal syarat lisensi, dimana Uston saat ini belum memiliki lisensi AFC Pro.

Sedang ditempuh, menyisakan modul terakhir yang jadwal pelaksanannya oleh PSSI diundur.

Akibat kendala itu, Persebaya sudah berkirim surat pada PT LIB dan PSSI untuk meminta dispensasi.

"Yang jelas kami sudah menyiapkan beberapa langkah. Langkah pertama ingin mengusahakan coach Uston menjadi pelatih tetap," ungkap manajer Persebaya, Yahya Alkatiri.

"Tapi tentunya kami sudah berkirim surat ke PT LIB dan kami berharap segera ada balasan," tambahnya.

Uston Nawawi sudah memimpin Persebaya tiga laga terakhir setelah Persebaya mengistirahatkan Aji Santoso. Tiga laga dipimpin Uston, Persebaya selalu menang.

Persebaya harus cepat menyodorkan pelatih kepala baru maksimal 30 hari dari pergantian pelatih lama tertanggal 6 Agustus lalu.

Jika belum menyodorkan pelatih baru sesuai masa tenggat waktu, maka tim berjuluk Bajol Ijo itu akan mendapat sanksi 100 juta.

Yahya berharap ada dispensasi dari PSSI atau PT LIB terkait persyaratan pelatih kepala.

"Masalahnya orang ini bukan tidak melakukan langkah, coach Uston sudah melakukan langkah, mengikuti lisensi kepelatihan."

"Sudah modul 6, modul 6 itu seharusnya bulan Juli, tapi diundur dan hingga saat ini belum ada kabar," kata Yahya Alkatiri.

"Ini juga bagian lisensi di PSSI ini juga harus komit. Kalau mereka yang salah kenapa kok yang jadi korban akhirnya pelatih-pelatih lokal," tambah mantan manajer Persik Kediri itu.

Yahya berpendapat, jika jadwal pelaksanaan modul lisensi kepelatihan tidak mundur, maka Uston saat ini sudah merampungkan lisensi kepelatihan AFC Pro-nya.

"Saya berharap adanya kebijakan. Jangan gara-gara salahnya di PSSI terus mengorbankan pelatih-pelatih lokal yang harusnya bisa berkarya," ucap Yahya.

Namun, jika akhirnya surat permintaan dispensasi yang dilayangkan pada PT LIB tidak ada jawaban.

Yahya menyebut, pihaknya sudah menyiapkan opsi kedua, mendaftarkan pelatih kepala baru yang sudah disiapkan.

"Kalau gak ada (balasan PT LIB), maka kami akan ke opsi kedua, yang mana insyaallah pelatih baru sudah ada, tinggal meneruskan omongan," ucap Yahya.

"Memang sudah kami bicarakan ke pelatih (baru) plan A nya menunggu ini (balasan LIB) dan dia mau menunggu," tambahnya.

Mengenai calon pelatih baru, Yahya enggan memberi bocoran. Namun ia memastikan pelatih baru merupakan pelatih asing.

"Pelatih asing. Ya nantilah dilihat, tapi yang jelas sudah ada," pungkas Yahya Alkatiri.

Ikuti berita seputar Persebaya

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved