Berita Situbondo
Ada Satpol PP Situbondo Turun dari Mobil, Wanita Muda Kabur dari Warung, Ending Dibawa ke Kantor
Upaya Satpol PP Pemkab Situbondo, menyisir kembali warung remang-remang di sepanjang jalan raya Kecamatan Banyuglugur pun sukses.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sudarma Adi
Yang membuat dirinya nekat bekerja sebagai PSK, lanjut warga Silo, Jember ini mengaku, selain harus membeli kebutuhan susu kedua anaknya, juga dibebani tanggungan hutang mantan suaminya yang cukup besar di kampung halamannya.
"Mau gimana lagi, ya hanya begini saya bisa lakukan,"ucapnya lirih.
Dikatakan, dirinya pernah bekerja di Bali sebagai karyawan cuci baju, namun penghasilan yang didapat selama satu bulan tidak bisa mencukupi kebutuhan dirinya dan anaknya.
"Satu bulan saya digaji hanya Rp 1.3 juta, tapi dengan kerja ini saya bisa mendapatkan Rp 900 sampai Rp 1 juta lebih sebulan,"jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Sopan Efendi mengatakan, strategi razia kali cukup berhasil mengecoh para PSK yang masih nekat beroperasi di warung remang remang di Jalan Raya Pantura Situbondo.
"Totalnya ada sembilan orang wanita yang berhasil terjaring,"kata Sopan Efendi.
Mantan Camat Sumbermalang ini menegaskan, untuk saat ini hanya bisa memberikan efek jera dengan pendataan pembinaan terhadap para PSK yang terjaring razia.
"Meski hanya begitu, akan tetapi kami akan terus merazia warung yang nekat menyediakan PSK itu sebelum mengambil tindakan tegas terhadap pemilik warung itu," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sembilan-PSK-yang-terjaring-razia-saat-diamankan-di-kantor-Sat-Pol-PP.jpg)