Sosok 2 Petinggi Senior Hamas Tewas, Gema 1948 Terulang: Israel Perintah Warga Palestina Pergi
Sosok 2 petinggi senior Hamas tewas dalam serangan udara Israel. Gema 1948 terulang: Israel memerintahkan warga Palestina untuk pergi.
TRIBUNJATIM.COM - Perang Hamas Palestina dengan Israel yang dimulai sejak Sabtu (7/10/2023) pagi hingga kini menyebabkan 1.300 orang tewas dan 2.900 orang luka-luka di Israel.
Jumlah korban tersebut berdasarkan berwenang Israel kepada ABC News, Rabu (11/10/2023).
Hamas menembakkan ribuan roket ke arah Israel dan sekitar 1.000 pejuang menyeberang ke negara itu dari negara tetangga, Jalur Gaza.
Para pejabat Israel mengatakan setidaknya 100 warga sipil dan tentara Israel telah disandera Hamas.
Sementara, pihak berwenang Palestina mengatakan sedikitnya 950 orang tewas dan 5.000 lainnya terluka di Gaza sejak Sabtu (7/10/2023) hingga hari ini Rabu (11/10/2023).
Hamas juga mengklaim 4 sandera Israel tewas dalam serangan udara. Keempat sandera Israel tewas bersama para penculik milisi Hamas di Jalur Gaza akibat serangan udara Israel pada Minggu malam dan Senin pagi, menurut Abu Ubaida, juru bicara Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas, kepada ABC News.
Namun, belum ada konfirmasi resmi mengenai kematian sandera ini dari pihak Israel.
Pihak militer Israel/IDF (Israel Defense Forces) atau Pasukan Pertahanan Israel hanya merilis nama-nama 14 tentaranya yang tewas pada hari Selasa dan Rabu pagi.
Usia tentara Israel yang tewas itu berkisar antara 19 hingga 32 tahun. Berikut nama-nama yang dirilis IDF:
Baca juga: Perang Hamas vs Israel Memanas, Disnaker Sebut Tidak Ada TKI asal Jember Berada di Palestina
Baca juga: Konflik Hamas-Israel Kian Panas, Arie Untung Kirim Doa ke Gadis Kecil Palestina yang Nyaris Diadopsi
1. Dolev Amoyel, 21
2. Noam Abramowitz, 19
3. Eli Adani, 21
4. Ido Binenstock, 19
5. Eli Zissar, 27
6. Dvir Zakai, 20
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/petinggi-senior-Hamas-tewas-dalam-serangan-udara-Israel.jpg)