Berita Viral

Sosok Zhafirah Zahrim Febrina, Pendaki Viral Terjebak dalam Erupsi Gunung Marapi, Begini Kondisinya

Simak inilah sosok Zhafirah Zahrim Febrina, pendaki yang viral terjebak dalam erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat. Begini kondisinya sekarang.

Editor: Elma Gloria Stevani
Via Sripoku.com
Zhafirah Zahrim Febrina membuat video dalam kondisi sekujur tubuh penuh abu vulkanik saat terjebak erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12/2023). 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini adalah informasi terkait sosok Zhafirah Zahrim Febrina, seorang pendaki yang terjebak dalam erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar).

Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial yang menampilkan seorang pendaki terjebak dalam erupsi Gunung Marapi di Agam, Sumatera Barat.

Setelah ditelisik, pendaki tersebut diketahui bernama Zhafirah Zahrim Febrina, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang yang sedang melakukan pendakian bersama teman-temannya.

Zhafirah Zahrim Febrina meminta pertolongan saat terjebak erupsi Marapi lewat sebuah video hingga viral di media sosial.

Zhafirah Zahrim Febrina membuat video dalam kondisi sekujur tubuh penuh abu vulkanik saat terjebak erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12/2023).

Dikutip dari TribunPadang.com, Bibi Zhafirah, Rani Radelani mengatakan, bahwa Zhafirah Zahrim Febrina merupakan mahasiswa jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang yang masih berusia 19 tahun.

Selain itu, Zhafirah Zahrim Febrina juga seorang atlet silat.

Pendakian ke Gunung Marapi ini merupakan pengalaman pertama Zhafirah Zahrim Febrina, sebelumnya ia hanya pernah trekking saja.

Saat ingin mendaki bersama teman-temannya itu, Zhafirah Zahrim Febrina meminta izin kepada keluarga.

Baca juga: Mahasiswanya jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, Politeknik Negeri Padang Terjunkan Tim Evakuasi

Namun, tak ada informasi apapun atau larangan pendakian hingga status Gunung Marapi saat itu.

"Waktu mau naik gunung, Ife izin ke keluarga dia pergi bersama teman yang biasa mendaki. Saat mendaftar belum ada informasi larangan mendaki ataupun kenaikan status gunung, ini mendadak aja, bagaimana lagi kan. Jadi kita ndak bisa berkata-kata, namanya musibah," kata Rani, Minggu (3/12/2023).

Diketahui, pasca erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB, Zhafirah sempat mengirimkan video yang menggambarkan kondisinya saat terjebak erupsi.

Dari video yang beredar di grup WhatsApp media BKSDA Sumbar, tubuh Zhafira itu dipenuhi abu vulkanik.

Dalam video itu, telihat Zhafirah lemas dan meminta pertolongan.

Video tersebut, kata Rani, dikirimkan Zhafirah melalui handphone pendaki lain yang tercecer.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved