Berita Internasional
Karyawan Apple, Amazon Hingga Tesla Cuma Betah Kerja 2 Tahun Lalu 'Pergi', Perusahaan Besar Lainnya?
Masa kerja karyawan perusahaan besar sekelas Apple hingga Tesla di Amerika Serikat relatif singkat. Bahkan, ada yang tak sampai dua tahun sudah
Menurut laporan Tech.co, sebanyak 67 persen karyawan Apple menyatakan ketidakpuasannya terhadap kebijakan tersebut pada saat itu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Visual Capitalist, Rabu (6/12/2023).
Meta menjadi salah satu perusahaan teknologi raksasa yang melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal secara global pada November 2022 dan Maret 2023.
Hal ini ikut berpengaruh pada performa rentensi karyawan dalam survei ini.
Retensi karyawan mengacu pada kemampuan perusahaan untuk mempertahankan karyawan yang profesional, produktif dan berkualitas yang biasanya dihitung secara tahunan atau periode waktu tertentu.
Karyawan biasanya mempertimbangkan berbagai faktor ketika berkomitmen pada perusahaan dalam jangka panjang, termasuk lingkungan kerja yang positif, kompensasi yang adil, keamanan kerja, peluang untuk jenjang karier, dan ketahanan terhadap perubahan ekonomi.
Bila retensi karyawan baik, maka karyawan akan memiliki masa kerja untuk waktu yang lebih lama.
Namun, sebaliknya, retensi karyawan yang buruk digambarkan dengan masa kerja karyawan yang lebih singkat.
Selengkapnya, berikut daftar 20 perusahaan dengan retensi karyawan terburuk di AS versi Visual Capitalist dan Resume.io:
Ranking Perusahaan Rata-rata masa kerja, sebelum akhirnya resign
1 Apple 1,7 tahun
2 Amazon 1,8 tahun
3 Meta 1,8 tahun
4 Tesla 2 tahun
5 AMD 2,3 tahun
5 ServiceNow 2,3 tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Karyawan-Apple-Inc-dilarang-gunakan-Chat-GPT.jpg)