Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Artis

Momen Romantis Denny Caknan Beri Hadiah Mobil untuk Bella Bonita yang Ulang Tahun: Sayang Terus

Denny Caknan memberikan hadiah di ulang tahun istrinya, Bella Bonita. Hadiah yang diberikan oleh penyanyi itu adalah sebuah mobil.

Editor: Torik Aqua
Kolase Instagram denny_caknan
Kebersamaan Denny Caknan dengan istrinya, Bella Bonita yang sedang ulang tahun 

Sedangkan ibunya adalah tukang sayur keliling yang juga sempat berjualan pentol.

Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan semangat Denny Caknan untuk mengejar mimpinya di dunia musik.

Ingin tahu bagaimana perjuangan Denny yang mulai dari nol hingga menjadi seperti sekarang?

Yuk, simak biodata lengkap dan perjalanan karier Denny Caknan berikut ini!

1. Profil Denny Caknan

  • Nama Selebriti: Denny Caknan
  • Nama Asli: Deni Setiawan
  • Tanggal Lahir: 10 Desember 1993
  • Tempat Lahir: Ngawi
  • Gender: Pria
  • Zodiak: Sagitarius
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Pekerjaan: Penyanyi, Pencipta Lagu
  • Warna Rambut: Hitam
  • Warna Mata: Hitam
  • Nama Ayah: Kasnan
  • Nama Ibu: Sumirah
  • Pendidikan: Universitas Soerjo Ngawi
  • Terkenal sejak: Merilis "Kartonyono Medot Janji" (2018)
  • Akun Media Sosial Resmi
  • Instagram: denny_caknan
  • YouTube: DENNY CAKNAN
  • YouTube: DC Production
  • TikTok: denny_caknan

2. Diskografi Denny Caknan
 
Single

  • "Kampung Halaman" (2018)
  • "Tepian Nyaman" (2018)
  • "Kartonyono Medot Janji" (2018)
  • "Sugeng Dalu" (2019)
  • "Sampek Tuwek" (2019)
  • "Kuatno Aku" (2020)
  • "Ngawi Nagih Janji" (2020)
  • "Proliman Joyo" (2020)
  • "Los Dol" (2020)
  • "Ndas Gerih" (2020)
  • "Gak Pernah Cukup" (2021)
  • "Satru (bersama Happy Asmara)" (2021)
  • "Widodari" (2021)
  • "Mletre (bersama Young Lex" (2022)
  • "Satru 2" (2022)
  • "Angin Lalu (bersama Danang) (2022)
  • "Dewe Yo Wani" (2022)
  • "Iki Sing Goblok Aku" (2022)
  • "Ojo Dibandingke (bersama Abah Lala)" (2022)
  • "Ojo Nangis (bersama Ndarboy Genk)" (2022)
  • "Satru 2 (bersama Bagus Guyon Weton)" (2022)
  • "Widodari" (2022)
  • "Bojo Loro (bersama Happy Asmara dan Yeni Inka) (2022)
  • "Pokok'e Joget (bersama Cak Sodiq)" (2022)
  • "Alun Alun Nganjuk (bersama Yeni Inka)" (2022)
  • "Klebus" (2022)
  • "Helleh" (2022)

3. Penghargaan Denny Caknan
 
Anugerah Dangdut Indonesia

  • 2019: Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Paling di Hati (nominasi)
    Billboard Indonesia Music Awards
  • 2020: Top Streaming Song of the Year (Video) (nominasi)
    Ambyar Awards
  • 2020: Lagu Patah Hati Terbaik, Lagu Patah Hati Favorit, Penyanyi Terambyar Pria Terbaik, Penyanyi Pria Favorit Terambyar (nominasi)
  • 2021: Lagu Patah Hati Terambyar (bersama Happy Asmara), Penyanyi Terambyar Pria Terbaik (nominasi), Penata Musik Ambyar Terbaik (nominasi), Video Klip Ambyar Terbaik (nominasi)
  • 2022: Lagu Patah Hati Terambyar, Penyanyi Ambyar Pria Terbaik (nominasi), Video Klip Ambyar Terbaik (nominasi)
    Anugerah Dangdut Indonesia
  • 2020: Penyanyi Dangdut Pria Paling di Hati, Kolaborasi Dangdut Paling di Hati (bersama Ilux ID) (nominasi)
    2021: Penyanyi Dangdut Pria Paling di Hati, Kolaborasi Dangdut Paling di Hati, Video Klip Dangdut Terbaik
    Anugerah Musik Indonesia
  • 2020: Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik (nominasi), Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dangdut Berbahasa Daerah Terbaik (nominasi)
  • 2022: Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik (nominasi), Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dangdut Berbahasa Daerah Terbaik (nominasi)
    Indonesian Music Awards
  • 2021: Song of the Year (nominasi)
    Kiss Awards
  • 2022: Penyanyi Dangdut Pria Terkiss (nominasi)
    SCTV Music Awards
  • 2022: Lagu Dengan Bahasa Daerah Paling Ngetop (bersama Happy Asmara), Penyanyi Dengan Bahasa Daerah Paling Ngetop (nominasi), Penyanyi Dangdut Paling Ngetop (nominasi)

4. Trivia

  • Sempat jadi pekerja lepas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi yang bertugas menanam pohon
  • Pernah membuat lagu pop berbahasa Indonesia namun kurang laku
  • Terinspirasi Didi Kempot, Denny akhirnya banting setir ke aliran lagu koplo berbahasa Jawa
  • Membuat seluruh lagunya sendiri, Denny mengaku dapat inspirasi dari khayalan
  • Saat masih menjadi pekerja DLH Ngawi dan lagunya sudah viral, Denny pernah diajak foto penggemar kala dirinya masih berlumuran lumpur
  • Bikin video klip "Kartonyono Medot Janji" hanya dengan modal Rp 650.000
  • Di masa-masa awal karier, karya Denny yang diunggah ke YouTube sempat diklaim orang lain karena belum terdaftar
  • Pernah ikut audisi band di Ngawi namun tak lolos
  • Penggemarnya disebut sebagai "Tenanan" yang merupakan singkatan dari "Teman Caknan"
  • Pernah terlilit utang hingga ratusan juta rupiah akibat judi
  • Pernah jadi juri ajang pencarian bakat "The Next Didi Kempot" dan "Kontes Dangdut Indonesia"
  • Anang Hermansyah pernah sebut Denny sebagai orang Jawa paling populer
  • Di awal karier, Denny pernah hanya dibayar Rp 150 ribu sekali manggung
  • Ayahnya pernah kerja sebagai kuli, dan ibunya penjual pentol
  • Pernah menangis kala ibunya yang berjualan pentol direndahkan orang lain
  • Rambah dunia kuliner dengan membuka bisnis kambing guling
  • Gandeng Melanie Subono, Denny bakal menggelar festival musik dangdut bertajuk "Ujung-Ujungnya Dangdut"
  • Sempat menjalin hubungan asmara dengan biduan Happy Asmara
  • Pernah bikin web series berbahasa Jawa yang berjudul "Gang Angel"
  • Muncul sebagai cameo di film "Lara Ati" yang dibintangi Bayu Skak

5. Riwayat Hidup Denny Caknan
 
Deni Setiawan atau yang lebih dikenal sebagai Denny Caknan lahir di Ngawi, Jawa Timur, pada 10 Desember 1993. Ia terlahir di keluarga yang sederhana, dengan ayah yang berprofesi sebagai kuli proyek. Menurut Denny, ayahnya yang bernama Kasnan biasa bekerja di proyek pembangunan jembatan di berbagai kota.

Dalam salah satu siaran live-nya, Denny sempat mengungkapkan bahwa ayahnya hanyalah lulusan SD yang kurang lancar baca-tulis. Keterbatasan itu membuat ayah Denny tak pernah naik jabatan menjadi mandor meski telah berpuluh-puluh tahun terlibat dalam proyek pembangunan jembatan.

"Andaikan pak-ku iso moco, iso nulis, yo wong e dadi mandor. Nah keterbatasan e adalah gak iso moco, gak iso nulis, zaman ndisik. Yo gak dadi-dadi mandor, sampe anu yo kuli wae (Andaikan bapakku bisa membaca, bisa menulis, ya dia jadi mandor. Nah, keterbatasannya adalah tidak bisa membaca, tidak menulis, jaman dulu. Ya enggak jadi-jadi mandor, sampai anu ya kuli saja)," beber Denny.

Karena pekerjaan tersebut, Denny jarang bertemu dengan sang ayah semasa kecilnya. Menurut Denny, ia dulu hanya bertemu setahun dua kali dengan sang ayah yang sibuk bekerja di berbagai proyek pembangunan jembatan luar kota.

Sementara itu, ibu Denny diketahui sempat berjualan sayur keliling untuk membantu menghidupi keluarganya. Setiap harinya, ibu Denny akan berangkat ke pasar jam 3 dini hari untuk membeli sayur di pasar, kemudian ia berkeliling kampung dengan sepeda untuk menjajakan sayuran tersebut.

"Aku kan ning omah jik cilik ngono kae to, angger mulih nek rombong, ngerti to rombong? Nek rombong e kosong, berarti seneng dagangan e payu. Wajah e rodok sumringah lah. Tapi nek rombong e kuwi jek kebak, kebak teng crentel kangkung, kubis, terus tomat, dan lain-lain, tempe. Kebek pokok e, mulih jam 10. Wih, neng ati mak teng, mbok ku ra payu (Aku kan di rumah masih kecil, setiap (ibu) pulang kalau rombongnya sudah kosong, berarti senang dagangannya laku. Wajahnya agak semringah lah. Tapi kalau rombongnya itu masih penuh, penuh bergantungan kangkung, kubis, terus tomat, dan lain-lain, tempe. Pokoknya penuh, pulang jam 10. Wih, di hati rasanya, (dagangan) ibuku enggak laku)," ungkap Denny sambil tertawa.

Selain berjualan sayur keliling, ibu Denny rupanya juga pernah berjualan pentol di depan rumah. Sayangnya, ada orang yang pernah merendahkan ibu Denny karena dagangan pentol tersebut. Momen tersebut dinilai Denny menjadi salah satu titik terendahnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved