Berita Viral
Istri Dipaksa Suami Hapus Bukti Perselingkuhannya, Pilu Dipukul saat Gendong Anak 3 Bulan: Jahat
Seorang istri dipaksa hapus bukti perselingkuhan suami. Ia bahkan dipukul suaminya saat menggendong bayi mereka yang masih berusia 3 bulan.
TRIBUNJATIM.COM - Kisah perselingkuhan kembali menjadi sorotan usai perselingkuhan antara pilot dengan pramugari.
Kini muncul perselingkuhan dokter koas.
Bukti perselingkuhan dokter koas itu dibongkar oleh istri sahnya.
Namun pilu, istri sah justru dipaksa suaminya untuk menghapus bukti selingkuh.
Bahkan ia dipukul suaminya saat mengendong bayinya yang masih berusia 3 bulan.
Diketahui sang istri berinisial N.
Baca juga: Geram Dihujat Gara-Gara Isu Selingkuh, Suami TikTokers Ira Nandha Berharap Harmonis Lagi: Bismillah
Sementara suaminya adalah dokter koas berinisial A.
N membongkar perselingkuhan suaminya, A.
A ketahuan selingkuh dengan sesama dokter koas, L.
N bahkan memiliki bukti chat mesum dokter koas.
Namun A justru memaksa N menghapus semua bukti itu sampai melakukan KDRT.
"Kamu ingat pada saat kamu hajar aku habis-habisan hanya karena mau HP aku dan mau hapus semua bukti perselingkuhan mu," tulis N di Instagram, dikutip dari Tribun Bogor pada Selasa (2/1/2024).
Kata N, A sampai melempar baju hingga mengenai anaknya yang masih berusia 3 bulan.
"Sampai ngelemparin baju kena anak aku. Itu yang kamu sebut tanggung jawab ke anak," kata N.
A sampai tega memukul N yang sedang menggendong bayi tersebut.
perselingkuhan
dokter koas
istri
suami
KDRT
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
| Kekayaan dan Isi Garasi Muhadjir Effendy, Penasihat Khusus Presiden Dipanggil KPK Kasus Kuota Haji |
|
|---|
| Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu, Mensos Tegas Bakal Jadi Orang Pertama Lapor Jika Ada Korupsi |
|
|---|
| Sazli Gagal Umrah Bareng Keluarga, Tabungan Rp 116 Juta Diduga Dibawa Kabur Travel |
|
|---|
| Sosok Irjen Nanang Avianto yang Kini Jadi Satu-satunya Alumni Akpol 1990 Jabat Kapolda |
|
|---|
| DPR Sebut Laporan Erin soal Mantan ART Pakai UU PDP Berlebihan, Tuduhan Tidak Tepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/arti-kata-pebinor-dan-pelakor-dalam-perselingkuhan.jpg)