Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Pilu Pernikahan Berujung Maut, Kapal Rombongan Pengantin Tenggelam di Laut Mamuju, 2 Hilang 2 Tewas

Saat perjalanan kapal yang membawa 37 penumpang rombongan pengantin itu mengalami kecelakaan akibat hantaman ombak hingga terbalik.

Basarnas Mamuju
Basarnas Mamuju melakukan pencarian dua orang korban hilang kecelakaan kapal motor di perairan Pulau Ambo Mamuju, Sulbar. Kapal tersebut membawa 37 penumpang rombongan pengantin dan mengalami kecelakaan akibat hantaman ombak hingga terbalik. 

TRIBUNJATIM.COM - Pesta pernikahan berujung duka, kapal rombongan pengantin tenggelam di laut Mamuju.

Ada dua orang yang menjadi korban meninggal dunia.

Sementara itu, dua lagi dikabarkan hilang.

Dua penumpang kapal tenggelam di Pulau Ambo Mamuju belum ditemukan.

Tim Rescue Basarnas Mamuju melanjutkan pencarian dua orang korban hilang kecalakaan kapal motor tenggelam di perairan Pulau Ambo, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (22/12/2023).

Tim Rescue Basarnas Mamuju memperluas wilayah pencarian korban yang sampai saat ini belum ditemukan di sekitar perairan Pulau Ambo Mamuju.

"Para korban tersebar setelah mengalami kecalakaan kapal dari Pulau Ambo tujuan Desa Sumare Mamuju," kata Kepala Kantor Basarnas Mamuju Muh Rizal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.

Muh Rizal mengatakan, pencarian pagi ini turut dibantu oleh komunitas nelayan yang membantu proses pencarian korban yang belum ditemukan.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Niat Menyeberang, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Muatan Buah Naga

Pencarian difokuskan dengan menggerakkan Kapal KN SAR PARIKESIT 251, menyisir daerah sekitar perairan Mamuju dan menambah radius pencarian yang sebelumnya pada pencarian tadi seluas 197 NM⊃2;.

Ada pun unsur yang terlibat dalam pencarian ini adalah TNI-Polri, BPBD Mamuju, PMI Mamuju dan komunitas nelayan.

Diketahui, kecelakaan kapal motor Bigetron GT-6 ini terjadi saat berangkat dari Pulau Ambo, Kecamatan Balabalakang, menuju Desa Sumare Mamuju pada Rabu (20/12/2023) pagi pukul 10.00 Wita.

Namun saat perjalanan kapal yang membawa 37 penumpang rombongan pengantin itu mengalami kecelakaan akibat hantaman ombak hingga terbalik sekitar pukul 16.00 WITA.

Kemudian, kapal itu dilaporkan hilang oleh Kepala Desa Balabakakang Timur Muhammad Idris pada Kamis (21/12/2023) pukul 00.00 Wita.

Dari kejadian itu sebanyak 37 penumpang jadi korban dan 33 penumpang kapal berhasil diselamatkan, dua dinyatakan meninggal dunia dan dua penumpang lainnya masih pencarian.

Baca juga: Wanita Tewas Tertabrak KA Blambangan di Lamongan, Tubuh Sempat Terlempar 400 Meter dari TKP

Nama-nama penumpang kapal motor kecelakaan di perairan Pulau Ambo Mamuju:

Halaman
123
Sumber: Tribun sulbar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved