Berita Kediri

2 LSM Nyaris Bentrok di Balai Kota Kediri, Pro Kontra Republik Dendy Cafe Memanas

Gegara Republik Dendy Cafe yang ada di kawasan Gunung Klotok, dua kelompok LSM di Kota Kediri nyaris bentrok di depan Balai Kota Kediri, Selasa (9/1/2

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK Mashudi
Pro Kontra Republik Dendy Cafe Memanas, 2 LSM Nyaris Bentrok di Balai Kota Kediri, Selasa (9/1/2024) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Gegara Republik Dendy Cafe yang ada di kawasan Gunung Klotok, dua kelompok LSM di Kota Kediri nyaris bentrok di depan Balai Kota Kediri, Selasa (9/1/2024). 

Petugas kepolisian Polres Kediri Kota harus menurunkan mobil Water Cannon untuk mencegah dua kelompok LSM bentrokan. 

Selain itu puluhan personel Sabara Polres Kediri Kota juga dikerahkan untuk memisah dua kelompok LSM yang akan bentrok di depan Balai Kota Kediri

Bentrok sempat berlangsung ketika salah satu anggota LSM yang menentang Republik Dendy Cafe mendatang kelompok Aliansi Peduli Investasi. Namun polisi keburu memisahkan.

Satu kelompok LSM Aliansi Peduli Investasi mendukung keberadaan Republik Dendy Cafe karena telah memberdayakan masyarakat di kawasan lereng Gunung Klotok, Kota Kediri.

Sedangkan kelompok yang menentang Republik Dendy Cafe dari Aliansi Masyarakat Indonesia Bersatu yang merupakan gabungan sejumlah LSM di Kota Kediri.

Baca juga: Pro Kontra Pawai Sound System di Kabupaten Malang: Ganggu Kenyamanan Tapi Tingkatkan Perekonomian

Baca juga: Reaksi Bupati Sumenep Usai Festival Dewi Cemara 2023 Ricuh: Ada Pihak yang Buat Suasana Memanas

Supriyo,SH, selaku Korlap aksi LSM Aliansi Peduli Investasi menjelaskan, pihaknya mendukung keberadaan pengusaha yang berinvestasi ke Kota Kediri karena memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

Sementara Saiful Iskak, pihak yang menentang Republik Dendy Cafe karena berlokasi di kawasan lahan hijau serta operasionalnya masih belum memiliki izin resmi dari Pemkot Kediri.

Selain itu lokasi Republik Dendy Cafe juga berada di lahan yang masih disengketakan dengan pihak Perhutani Kediri.

Meski belum memiliki izin, namun Republik Dendy Cafe sudah membuka usaha sejak dua bulan lalu. Sehingga keberadaannya tidak memberikan kontribusi kepada Pemkot Kediri.

Kedua kelompok LSM yang saling bertentangan aspiranya bertahan di depan Balai Kota Kediri. Puluhan personel polisi berjaga di lokasi.

Baca juga: Satu Lagi Gerai Mie Gacoan di Kota Kediri Ditutup, Padahal Sudah Lama Beroperasi

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved